Timnas Portugal berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1.

Namun, di balik kemenangan tersebut, performa kapten Cristiano Ronaldo justru menjadi alarm bagi tim.

>>> Koperasi Mulai Bangun Pabrik CPO Sendiri, Targetkan 250 Koperasi Kelola Plasma

Ronaldo memang mencetak gol penalti yang membawa Portugal menyamakan kedudukan. Gol itu juga membuatnya menjadi pemain tertua yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia.

Akan tetapi, statistik pergerakannya di lapangan menunjukkan penurunan signifikan. Hal ini menjadi perhatian pelatih Roberto Martinez menjelang laga krusial melawan Spanyol.

Ronaldo Minim Terlibat di Kotak Penalti

Berdasarkan laporan Reuters, selama 81 menit di lapangan, Ronaldo hanya mencatatkan satu sentuhan bola di dalam kotak penalti lawan.

Sentuhan itu terjadi saat ia mengeksekusi penalti pada menit ke-68 yang berbuah gol.

>>> Hyundai Bawa Mobil Listrik 7 Seater Buatan RI ke GIIAS 2026

Statistik ini menunjukkan Portugal kesulitan mengalirkan bola kepada Ronaldo dalam situasi open play. Ronaldo juga tampak kesulitan menemukan ruang dan memenangkan duel fisik dengan bek Kroasia.

Pergantian Ronaldo Jadi Titik Balik Portugal

Melihat kebutuhan tim di lini tengah, Martinez mengambil keputusan berani dengan menarik keluar Ronaldo saat skor masih 1-1.

Ia memasukkan Ruben Neves untuk memperkuat keseimbangan permainan. Keputusan itu terbukti efektif.

Portugal tampil lebih dinamis dan akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Goncalo Ramos pada masa injury time.

>>> Daftar 13 Tim Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

"Saya pikir tim telah melakukan pergantian pemain, kami masuk untuk menekan dan mencetak gol. Itulah yang kami tahu, dan pada akhirnya pelatih melakukannya dengan sangat baik," ujar Ramos.