Keluarga mendiang Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha mendatangi Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (3/7/2026) siang.

Kedatangan mereka untuk melaporkan dugaan intimidasi yang dilakukan tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) saat Dokter Icha tengah berpraktik.

>>> KPK Tangkap Bupati Langkat, 1 ASN, dan 5 Swasta dalam OTT

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.

com, keluarga tiba di Mapolda NTT, Kupang, pukul 11.10 WITA dan langsung menuju ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Sebanyak tujuh orang datang melapor, termasuk kedua orangtua almarhum Gabriel Pakaenoni dan Nur Azizah, serta dua adik Dokter Icha, Tiara Maharani Dwi Pakaenoni dan Elyn Pakaenoni.

Elyn tampak membawa bingkai dan foto Dokter Icha saat memasuki ruang SPKT.

Wakil Direktur PPA dan PPO Polda NTT, AKBP Samuel Simbolon, juga turut hadir dan masuk ke ruang SPKT.

Hingga berita ini ditulis, proses laporan masih berlangsung.

Sebelumnya, perwakilan keluarga Viktor Manbait membenarkan rencana pelaporan resmi ke Polda NTT terkait dugaan intimidasi oleh tiga anggota DPRD TTU.

"Iya benar," kata Viktor pada Kamis (2/7).

Polda NTT Bentuk Tim Investigasi Bersama

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, mengatakan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko telah membentuk tim investigasi bersama atau joint investigation.

>>> Swiss Sikat Aljazair 2-0, Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Tim ini bertugas melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus yang menjadi sorotan publik.

"Menyikapi tingginya perhatian publik, Kapolda menginstruksikan penanganan perkara secara komprehensif melalui mekanisme Joint Investigation dengan melibatkan sejumlah fungsi terkait," ujar Henry.

Langkah ini bertujuan memastikan proses penyelidikan dan penyidikan berjalan profesional, objektif, transparan, dan berbasis alat bukti yang sah.