Kisah Glodok, Chinatown Terbesar RI yang Berakar dari Kolonial Belanda
Kawasan Glodok di Tamansari, Jakarta Barat, dikenal sebagai Chinatown terbesar di Indonesia. Tempat ini identik dengan aroma dupa, kelenteng tua, dan aktivitas perdagangan yang ramai.
Namun di balik hiruk-pikuknya, Glodok menyimpan narasi sejarah panjang yang berakar dari kebijakan tata kota era kolonial Belanda.
>>> Zlatan Ibrahimovic Angkat Topi untuk Ronaldo: CR7 Tak Pernah Hilang dari Panggung Sepak Bola
Co-Founder SANA Kenal Kota, Abimantra Pradhana, menjelaskan bahwa sejarah Glodok tidak lepas dari perkembangan Batavia pada masa VOC.
Menurut Abimantra, kawasan ini menjadi titik penting dalam perjalanan komunitas Tionghoa di Jakarta. Ia juga menjadi ruang pertemuan berbagai budaya yang melahirkan identitas khas kota.
"Glodok bukan hanya kawasan perdagangan.
Ia adalah ruang sejarah yang memperlihatkan bagaimana masyarakat Tionghoa beradaptasi, membangun kehidupan, dan berinteraksi dengan masyarakat lokal selama ratusan tahun," ujar Abimantra dalam acara Media Experience: Jalan Jajan Petak ke Petak dari Gojek, Kamis (25/6/2026).
Ia menambahkan, dari sinilah proses akulturasi budaya yang membentuk Jakarta modern bisa terlihat.
Asal-usul Glodok sebagai Pecinan
Abimantra menjelaskan, Glodok mulai dikenal sebagai pecinan setelah pemerintah kolonial Belanda menetapkan wilayah tersebut sebagai area permukiman bagi etnis Tionghoa pada abad ke-18.
Kebijakan itu muncul setelah peristiwa besar yang melibatkan komunitas tersebut di Batavia pada tahun 1740.
Sejak saat itu, Glodok berkembang menjadi pusat perdagangan, permukiman, serta aktivitas sosial dan budaya masyarakat Tionghoa. Pemilihan Glodok sebagai pemukiman baru bukan tanpa alasan.
>>> Diplomasi AS di Teluk Memanas, Rubio Tegaskan Tak Ada Pungutan di Selat Hormuz
Kawasan ini ternyata dilewati oleh aliran sungai dan kanal yang menjadi urat nadi transportasi logistik.
Update Terbaru
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB
Semangat Pancasila Menggema di Bantul, Pengajian Kebangsaan Soroti Ancaman Kejahatan Digital
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB
Mengenal Sleepmaxxing, Benarkah Bisa Bikin Tidur Lebih Lelap?
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






