Menyusuri Glodok: Jejak Sejarah Jakarta dari Gang ke Gang
Orang bisa datang ke Glodok untuk mencari makan, membeli obat tradisional, berburu kopi legendaris, atau sekadar berjalan dari satu gang ke gang lain.
Di balik toko-toko tua, vihara, gereja, rumah lama, dan lorong-lorong yang tampak tumbuh tanpa pola, ada jejak panjang tentang Batavia, komunitas Tionghoa, perdagangan, trauma, hingga keberagaman Jakarta yang terbentuk selama ratusan tahun.
>>> Hajar Austria 3-0, Spanyol Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
CNNIndonesia.
com berkesempatan menyusuri Glodok dalam media experience Jalan Jajan: Petak ke Petak yang digelar Gojek di Jakarta, Kamis (25/6).
Perjalanan dipandu oleh Abimantra Pradhana, Founder SANA Kenal Kota.
Lewat rute pendek di kawasan Pecinan itu, kami diajak melihat Glodok bukan hanya sebagai pusat kuliner, melainkan juga bagian penting dari biografi Jakarta.
"Kalau enggak ada Glodok, keragaman itu enggak akan ada," kata Abimantra saat memandu perjalanan.
Glodok dan Lapisan Sejarahnya
Perjalanan menyusuri Glodok tidak bisa dilepaskan dari Kota Tua dan Batavia. Abimantra menjelaskan bahwa benteng Batavia mulai dibangun pada 1619.
Dalam perkembangannya, kawasan yang kini dikenal sebagai Kota Tua pernah menjadi pusat kota benteng.
Pada masa itu, kota benteng dihuni terutama oleh orang Belanda dan komunitas Tionghoa, sementara kelompok lain tinggal di kampung-kampung di sekitar tembok kota.
Dari sanalah muncul nama-nama kampung berdasarkan asal komunitas, seperti Kampung Bugis, Kampung Ambon, dan kampung-kampung lain yang ikut membentuk wajah Jakarta lama.
Glodok sendiri tumbuh sebagai Pecinan di luar tembok kota.
Kawasan ini lekat dengan sejarah panjang komunitas Tionghoa di Jakarta, termasuk peristiwa kelam pada 1740 yang dikenal sebagai Geger Pecinan.
Update Terbaru
Tanggal Rilis Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Bocor, Fix 22 Juli?
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Daihatsu Ayla Tipe M Masih Jadi Mobil Baru Termurah di RI, Rp140,2 Juta
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






