Penampakan Stiker Penunggak Pajak Kendaraan, Dilarang Isi BBM!
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menempelkan stiker pada kendaraan yang menunggak pajak.
Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan baru yang mengaitkan akses BBM bersubsidi dengan kepatuhan pajak.
>>> HAK JAWAB - Atas Pemberitaan Mengenai Mahasiswa Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
Kebijakan tersebut didasarkan pada Peraturan Gubernur (Pergub) NTT Nomor 13 Tahun 2025 yang ditandatangani Gubernur Melki Laka Lena.
Sejak Rabu (1/7), Dinas Pendapatan Daerah (Bapenda) telah turun ke lapangan.
Kendaraan yang belum membayar pajak akan ditempeli stiker merah, sedangkan yang taat pajak mendapat stiker biru.
Stiker ini menjadi penanda bagi petugas SPBU saat masyarakat hendak mengisi BBM subsidi.
Kritik Akademisi
Dr. Rolland E. Fanggidae, akademisi dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, menilai kebijakan ini berisiko kontraproduktif.
Menurutnya, ada ketidaksesuaian fundamental antara pajak daerah dan subsidi BBM yang merupakan instrumen perlindungan sosial APBN.
>>> 5 Aplikasi Game Terpercaya untuk Kumpulkan Saldo Dana di 2026
"Orang yang menunggak pajak belum tentu tidak mau membayar. Bisa saja mereka sedang mengalami kesulitan ekonomi," ujar Rolland kepada Antara.
Ia khawatir kelompok seperti ojek, pedagang kecil, petani, dan nelayan akan paling terdampak.
Rolland juga mempertanyakan biaya operasional kebijakan ini. Menempatkan petugas di seluruh SPBU di NTT yang merupakan wilayah kepulauan memerlukan biaya besar.
"Jangan sampai biaya implementasi lebih besar daripada manfaat," tegasnya.
Ia menyoroti risiko masyarakat beralih ke pengecer (Pertamini) yang harganya lebih mahal. Hal ini dapat menggerus efektivitas program BBM Satu Harga yang menjadi kebijakan strategis nasional.
>>> Monogatari Off & Monster Season: Episode Baru Tayang Musim Dingin 2026
Sebagai alternatif, Rolland menyarankan perluasan layanan e-Samsat, peningkatan Samsat Keliling, relaksasi pembayaran pajak bertahap, dan optimalisasi penagihan saat perpanjangan STNK.
Update Terbaru
Petugas Patwal RI 21 Minta Maaf Usai Diduga Pepet Pengemudi Mobil di Senayan
Kamis / 02-07-2026, 18:42 WIB
Hendra Mafia Pentol Terseret Dugaan Penipuan Berkedok Supplier MBG, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta
Kamis / 02-07-2026, 18:32 WIB
CNG Merah Putih Disiapkan Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Uji Coba Dimulai Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 18:23 WIB
Sosok di Balik Mafia Pentol Diduga Terseret Dugaan Penipuan Supplier MBG, Korban Klaim Rugi Rp400 Juta
Kamis / 02-07-2026, 18:06 WIB
Paket Upgrade Red Bull Beri Peningkatan Performa Signifikan di GP Austria
Kamis / 02-07-2026, 18:06 WIB
Montgomery County Umumkan Perubahan Jadwal Libur Hari Kemerdekaan
Kamis / 02-07-2026, 18:05 WIB
Gadi Eisenkot: Kandidat PM Israel yang Jadi Ancaman Terbesar Netanyahu
Kamis / 02-07-2026, 18:05 WIB
Wamen Investasi Ajak Pengusaha Australia Perluas Investasi di Sektor Strategis
Kamis / 02-07-2026, 18:01 WIB
Penjualan Caroline.id Naik 51%, ASLC Percepat Ekspansi dan Branding
Kamis / 02-07-2026, 18:00 WIB
7 Fakta Wang Zhi One Piece, Bajak Laut Paling Misterius
Kamis / 02-07-2026, 18:00 WIB
11 Tahanan Polres Kolaka Utara Kabur Usai Jebol Ventilasi Udara
Kamis / 02-07-2026, 18:00 WIB
Pertamina Urus Izin Kapal Pride untuk Lewati Selat Hormuz
Kamis / 02-07-2026, 18:00 WIB
Jadwal Siaran Langsung Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 18:00 WIB






