NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Kegagalan Verifikasi Internal
Pimpinan NPR membahas kegagalan internal yang memungkinkan cerita yang sudah ditulis sebelumnya tayang tanpa verifikasi yang tepat, melewati pengaman editorial yang dikenal sebagai "backstop" yang diterapkan pada 2024.
"Kami memiliki sistem yang ada.
Kami berusaha menjadi organisasi berita yang lincah selama berita terkini dan tetap benar setiap saat, dan ini adalah sesuatu yang harus kami pelajari," kata Pemimpin Redaksi NPR Thomas Evans.
>>> Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Eksekutif jaringan mengakui bahwa masa jabatan Totenberg di institusi tersebut menyebabkan editor melewatkan saluran verifikasi standar ketika ia meneruskan informasi kepada Kepala Editor Washington Krishnadev Calamur.
"Dia ada di ruangan. Ini seperti saat kami melaporkan opini.
Saya tidak menunggu untuk melihat apa yang dilaporkan Times. Saat Nina berkata, 'inilah yang terjadi,' dan kami melakukannya.
Itulah kepercayaan yang Anda bangun," kata Calamur.
NPR mengganti artikel awal dengan pengakuan resmi atas kesalahan di situs webnya.
"Catatan Editor: Sebelumnya hari ini kami secara keliru menerbitkan cerita yang mengatakan bahwa Hakim Mahkamah Agung Samuel Alito pensiun.
Ia belum mengumumkan pensiunnya dan kami telah menarik cerita tersebut," demikian bunyi catatan editorial standar yang diterbitkan NPR.
Calamur kemudian memberi tahu Editor Publik NPR Kelly McBride bahwa protokol internal untuk menerbitkan peringatan berita terkini akan segera dievaluasi secara operasional.
"Hal semacam ini seharusnya tidak terjadi," ujar Calamur.
Spekulasi seputar lowongan Mahkamah Agung masih tinggi di bawah Presiden Donald Trump, yang sebelumnya menunjuk hakim Brett Kavanaugh pada 2018 dan Amy Coney Barrett pada 2020, menggeser mayoritas ideologis pengadilan.
NPR secara resmi menutup masalah ini dengan mengeluarkan pernyataan perusahaan standar melalui saluran hubungan medianya.
"Karena kesalahpahaman, Koresponden Mahkamah Agung dan Urusan Hukum NPR Nina Totenberg secara keliru melaporkan bahwa Hakim Samuel Alito telah pensiun.
Baik Hakim Alito maupun Kantor Informasi Publik Mahkamah Agung tidak mengumumkan pensiunnya.
Segera setelah kesalahan disadari, cerita ditarik dan dihapus dari situs web NPR dan koreksi di udara disiarkan.
>>> Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Kami menyesali kesalahan ini dan kebingungan yang mungkin ditimbulkannya," kata Evans dalam pernyataan resmi.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Danny Glover Umumkan Diagnosis Alzheimer Jelang Usia 80 Tahun
Rabu / 01-07-2026, 20:35 WIB






