Di Amerika Serikat, penjualan Toyota turun 0,6% menjadi 238.800 unit. Toyota sebagian menyalahkan transisi ke generasi terbaru RAV4, meskipun permintaan untuk hybrid dan EV terus tumbuh.

Di Eropa, penjualan Toyota juga relatif stabil dengan penurunan 0,3% menjadi 99.597 unit pada Mei.

Timur Tengah dan Oseania Tertekan

Penjualan Toyota di Timur Tengah turun 38,6% pada Mei menjadi 29.568 unit. Salah satu faktornya adalah perang di Iran.

Menurut kepala akuntan Toyota, Takanori Azuma, perusahaan mengirimkan 500.000 hingga 600.000 kendaraan per tahun ke Timur Tengah.

Sekitar setengahnya diperkirakan akan terdampak.

Di Oseania, penjualan Toyota turun 26% menjadi 21.061 unit pada Mei. Meski demikian, angka itu sedikit lebih baik dibandingkan April yang mencapai 19.651 unit.

Jepang Justru Tumbuh

Satu-satunya pasar besar yang mencatat pertumbuhan adalah Jepang. Penjualan Toyota di dalam negeri naik 11,1% pada Mei menjadi 118.381 unit.

>>> BMW X5 2027: Desain Baru, Varian Hybrid, dan iX5 Listrik Jarak 435 Mil

Meski tumbuh, angka tersebut masih jauh di bawah penjualan April yang mencapai 149.924 unit.