Masyarakat Enggan Terima Petugas Sensus, Padahal Jadi Kunci Buka Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia
Pentingnya partisipasi masyarakat ini juga ditekankan dalam kegiatan pemaparan Statistik Ekonomi Kreatif dan Agenda Sensus Ekonomi 2026.
>>> Nagelsmann Kecewa Gol Jonathan Tah Dianulir saat Jerman vs Paraguay
Ekonomi Kreatif Tumbuh Pesat
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan bahwa ekonomi kreatif terus menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi Indonesia.
BPS mencatat PDB ekonomi kreatif pada 2025 tumbuh 6,86 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen.
Nilai PDB sektor tersebut mencapai Rp1.757,87 triliun, sementara ekspor ekonomi kreatif Januari-April 2026 menembus US$9,99 miliar atau berkontribusi 10,82 persen terhadap total ekspor nonmigas Indonesia.
Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Arifin Ihsan Rismansyah menilai keberhasilan sensus sangat menentukan kualitas kebijakan pemerintah ke depan.
"Melalui Sensus Ekonomi 2026 ini kita bisa jadikan fondasi untuk melihat potensi riil ekonomi kreatif Indonesia.
Dengan data yang akurat, pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan organisasi seperti Gekrafs dapat menyusun strategi pengembangan yang lebih tepat sasaran," ujarnya.
Menurut Arifin, data akurat akan membantu pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, mulai dari pengembangan SDM, penguatan kelembagaan, hingga perluasan akses pasar.
"Kami di Gekrafs akan terus memperkuat organisasi hingga ke tingkat daerah agar para pelaku ekonomi kreatif mendapatkan ruang untuk berkembang.
Kolaborasi menjadi kunci agar potensi yang besar ini benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
BPS mencatat subsektor kuliner masih menjadi penyumbang terbesar ekonomi kreatif dengan kontribusi 41,06 persen. Disusul fesyen 14,77 persen serta televisi dan radio 13,59 persen.
Sementara itu, aplikasi dan game developer menjadi subsektor dengan pertumbuhan tercepat mencapai 18,22 persen, disusul film, animasi, dan video 17,59 persen serta fotografi 10,15 persen.
Melihat besarnya potensi tersebut, partisipasi masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026 menjadi faktor yang sangat menentukan.
>>> Aturan Baru Pajak: Legitimasi Keberpihakan terhadap UMKM
Semakin lengkap data yang terkumpul, semakin akurat pemerintah dalam membaca potensi ekonomi Indonesia dan menyusun kebijakan yang mendorong pertumbuhan usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Update Terbaru
90+ Pinjol Legal OJK 2026 dengan Tenor Bulanan yang Aman dan Cepat Cair
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
Nekat! Windows 11 Berhasil Berjalan Stabil di PC Berusia Lebih Dari 20 Tahun
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
James Kennedy dari 'Vanderpump Rules' Bertunangan dengan Jordan Meyers
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mahfud MD: Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim Sudah Saya Duga
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mbappe Samai Messi, Prancis Melesat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir, KNVB Tempuh Jalur Hukum Lawan Rasisme
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Amerika Enggan Cairkan Dana Beku Iran US$6 Miliar, Sebut Tak Sesuai Perjanjian
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Samkaryanugara ke 2 Satker dan 10 Polda
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB






