Prabowo: Saya 4 Kali Kalah, tapi Tak Pernah Ganggu Pemimpin
Presiden RI Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya tentang kekalahan empat kali dalam pemilihan presiden.
Ucapan itu muncul di tengah ramainya pernyataan mantan calon presiden Anies Baswedan yang menyinggung Pilpres 2024.
>>> Dokter Tifa Sindir PN Jaktim yang Larang Siaran Langsung Sidangnya
Meski tidak menyebut nama, pernyataan Prabowo dinilai banyak pihak sebagai sindiran halus terhadap sikap politik yang masih membahas hasil Pilpres.
Hal itu disampaikan dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di JCC, Senayan, Jakarta.
"Saya sebagai pemimpin politik, saya dipilih secara demokratis. Saya maju ke rakyat lima kali minta mandat.
Empat kali tidak diberi mandat. Empat kali saya kalah, tapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat," kata Prabowo.
Prabowo menilai demokrasi harus dihormati sebagai wujud kedaulatan rakyat. Menurutnya, hasil pemilu tidak semestinya terus dipersoalkan hingga memicu kegaduhan politik.
Ia mengingatkan bahwa setiap warga negara berhak memiliki pandangan berbeda, tetapi perbedaan tersebut tidak boleh berubah menjadi konflik berkepanjangan.
"Jadi kedaulatan rakyat wujudnya adalah demokrasi, demokrasi wujudnya adalah pemilihan. Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tetapi alternatifnya apa?
Apakah kita mau gaduh? Habis tiap pemilihan gaduh, tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut," ujar Kepala Negara.
Prabowo juga menegaskan dirinya tidak menolak kritik maupun perbedaan pendapat. Namun, tindakan yang mengarah pada kerusuhan, kebencian, hingga permusuhan bukanlah jalan yang membawa bangsa menuju kemajuan.
>>> Bahlil: Program E20 Butuh 4 Juta KL Bioetanol per Tahun
"Silakan kalau ada yang berpendapat lain. Itu hak.
Saya katakan kita berbeda. Kalau ada yang berpendapat bahwa gaduh, ribut, bakar-bakar, anarki, kebencian, permusuhan, maki-memaki itu tidak produktif.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






