AS-Iran Saling Serang Lagi di Hormuz, Israel Gempur Lebanon
Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling serang hanya beberapa hari setelah menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Iran menuduh AS melancarkan serangan yang menargetkan fasilitas pengawasan pantai di wilayah selatan Iran pada Jumat (26/6).
>>> 5 Fakta Menarik Jelang Duel Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026
AS menyebut serangan itu sebagai respons atas serangan drone Iran ke kapal kargo di Selat Hormuz.
Iran Tuduh AS Langgar Kesepakatan Damai
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan serangan AS merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap nota kesepahaman untuk mengakhiri perang.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah AS menyerang wilayah Iran pada Jumat (26/6), menargetkan sejumlah fasilitas militer seperti lokasi penyimpanan rudal dan drone.
Komando Pusat Militer (CENTCOM) AS mengatakan operasi tersebut sebagai tanggapan atas serangan Iran terhadap kapal dagang asal Singapura yang melintasi Selat Hormuz.
Israel Kembali Serang Lebanon Selatan
Kurang dari dua hari setelah Israel, Lebanon, dan AS menandatangani kesepakatan kerangka menuju perundingan damai, serangan kembali terjadi di Lebanon selatan.
>>> IHSG Diprediksi Melemah pada Awal Pekan, Analis Sebut Masih Rawan Koreksi
Media pemerintah Lebanon melaporkan serangan udara Israel menghantam area dekat kota Deir Siryan dan Taybeh pada Minggu waktu setempat.
Serangan ini terjadi di tengah harapan baru atas meredanya ketegangan antara Israel dan Lebanon.
Gelombang Panas di Prancis Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang
Prancis mencatat sekitar 1.000 kematian selama gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar Eropa Barat dalam beberapa hari terakhir.
Badan Kesehatan Masyarakat Prancis (Public Health France) pada Minggu (28/6) menyatakan lonjakan angka kematian mulai terlihat sejak 24 Juni.
Suhu udara terus meningkat hingga menembus lebih dari 40 derajat Celsius di sejumlah wilayah.
>>> AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Lanjutkan Perundingan Damai
Sebanyak 85 persen korban meninggal merupakan kelompok lanjut usia berusia 65 tahun ke atas.
Update Terbaru
Baca Online Nano Machine Chapter 318 Hari Ini, Cek Jam Rilisnya
Rabu / 01-07-2026, 08:00 WIB
GAIKINDO Apresiasi Dukungan Pemerintah, Usul Insentif untuk Semua Jenis Kendaraan
Rabu / 01-07-2026, 07:55 WIB
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Ratusan Anak Prasejahtera
Rabu / 01-07-2026, 07:55 WIB
Mark Hamill Akui Tak Paham Twisted Metal, Tapi Nikmati Peran Paus New York
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Perwakilan Serikat Pekerja Rockstar: Bos GTA 6 Mampu Penuhi Tuntutan Karyawan
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Blake Lively dan Ryan Reynolds Berjuang Pertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Tekanan Publik
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Presiden Paraguay Tetapkan Hari Libur Nasional Usai Kalahkan Jerman di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Rp809 Miliar, Harta Tak Cukup
Rabu / 01-07-2026, 07:49 WIB
Cara Cek Daftar Penerima Bantuan PKH, BPNT, PIP, dan KIP Kuliah Cair Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Pajak JHT 5 Persen Picu Penolakan Buruh, KSPSI Desak Pemerintah Cabut Kebijakan
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pilkada Langsung Tetap Berlaku
Rabu / 01-07-2026, 07:45 WIB
Taylor Sheridan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Akting di Acara Howard Stern
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Ian Poulter Incar Terobosan Major di U.S. Senior Open
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB






