AS Kurangi Jet Tempur dan Kapal Perang dari Misi NATO di Eropa
Amerika Serikat berencana mengurangi jumlah jet tempur dan kapal perang yang ditugaskan dalam misi NATO di Eropa.
Langkah ini merupakan bagian dari serangkaian pemangkasan kehadiran militer AS di benua tersebut.
>>> Mandiri Jogja Marathon 2026 Pecahkan Rekor dengan 10.200 Pelari dari 17 Negara
The New York Times pertama kali melaporkan rencana ini, mengutip pejabat pertahanan Eropa dan dokumen tertulis yang dibagikan AS kepada sekutunya.
NATO mengonfirmasi pada Jumat bahwa mereka mengetahui perubahan yang direncanakan dan menyebutnya sebagai pergeseran "keseimbangan tanggung jawab."
Menurut laporan, rencana tersebut akan mengurangi jumlah pesawat tempur F-15 dan F-16 di Eropa sepertiga, dari sekitar 150 menjadi 100 unit.
Selain itu, pesawat pengintai maritim akan dikurangi dari 26 menjadi 15 unit.
AS juga akan memindahkan satu kelompok bomber, satu kapal selam, dan satu kelompok kapal induk. Langkah ini diperkirakan akan mempengaruhi kemampuan pengawasan dan serangan jarak jauh NATO.
Pergeseran Tanggung Jawab
Komando Eropa AS telah membahas pengurangan ini sebelumnya. Jenderal Angkatan Udara AS Alexus G.
Grynkewich mengatakan bahwa Model Pasukan NATO memiliki "ketergantungan yang tidak sehat" pada pasukan Amerika.
Juru bicara NATO Allison Hart menyatakan bahwa perubahan ini memperkuat rencana pertahanan aliansi dengan mengurangi ketergantungan berlebihan pada satu sekutu.
>>> Meta Sediakan Camilan Kantor demi Pulihkan Moral Karyawan
"Ini tentang menempatkan NATO pada pijakan yang lebih berkelanjutan untuk beberapa dekade mendatang," ujarnya.
Baik laporan New York Times maupun NATO tidak menyebutkan jadwal pasti, meskipun disebutkan akan berlaku "dalam waktu dekat."
Angkatan Udara AS memiliki unit F-16 di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, dan Pangkalan Udara Aviano, Italia. Sementara F-15 terutama berbasis di RAF Lakenheath, Inggris.
Update Terbaru
90+ Pinjol Legal OJK 2026 dengan Tenor Bulanan yang Aman dan Cepat Cair
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
Nekat! Windows 11 Berhasil Berjalan Stabil di PC Berusia Lebih Dari 20 Tahun
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
James Kennedy dari 'Vanderpump Rules' Bertunangan dengan Jordan Meyers
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mahfud MD: Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim Sudah Saya Duga
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mbappe Samai Messi, Prancis Melesat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir, KNVB Tempuh Jalur Hukum Lawan Rasisme
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Amerika Enggan Cairkan Dana Beku Iran US$6 Miliar, Sebut Tak Sesuai Perjanjian
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Samkaryanugara ke 2 Satker dan 10 Polda
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB






