OJK Tunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI 2026-2030
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan 2026 hingga 2030.
Keputusan ini diambil setelah Iman Rachman mengundurkan diri dari posisi yang sama pada Februari 2026.
>>> Inggris Tekuk Kroasia, Kolombia Bungkam Uzbekistan di Piala Dunia 2026
Jeffrey Hendrik saat ini masih aktif sebagai jajaran direksi BEI. Ia pertama kali masuk direksi sebagai Direktur Pengembangan melalui RUPST pada 29 Juni 2022.
Pada 12 Februari 2026, ia ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Iman Rachman.
Iman Rachman memutuskan mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Pengalaman Jeffrey Hendrik di Pasar Modal
Jeffrey memiliki pengalaman panjang di industri pasar modal Indonesia. Ia memulai karier di PT Zone Pratama pada 1994-1996.
Kemudian ia pindah ke PT Transpacific Securindo sebagai Corporate Finance pada 1996-1999, lalu memimpin PT Phintraco Sekuritas sebagai Direktur Utama periode 1999-2022.
>>> MSCI Turunkan Penilaian Transparansi Informasi Pasar Modal Indonesia
Ia juga pernah menjadi Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI (2019-2020) dan pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) di Departemen Perdagangan Efek (2020-2022).
Sejak 2021, Jeffrey tergabung dalam Anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK.
Konfirmasi OJK dan Jadwal RUPST
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, membenarkan surat keputusan tersebut.
"Iya benar, sesuai dengan surat OJK yang disampaikan ke direksi BEI," ujar Hasan kepada detikcom, Kamis (18/6).
Hasan menyebut struktur manajemen baru akan diumumkan secara resmi oleh BEI pada 22 Juni mendatang.
>>> Fortegra Tunjuk Anthony Katz sebagai Wakil Presiden Senior Bidang Pencadangan
Sebanyak tujuh anggota direksi terpilih akan diangkat secara sah oleh pemegang saham melalui RUPST pada 29 Juni 2026.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






