Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi berkomitmen memperluas pembiayaan berkelanjutan di Indonesia.

Pada 2025, pembiayaan perbankan berkelanjutan mencapai Rp2.114,6 triliun atau tumbuh 3,28 persen secara tahunan.

>>> Hakim Andi Saputra Dissenting Opinion: Nadiem Tak Terbukti Niat Jahat

Lewat komitmen ini, OJK berharap mampu mendukung transisi energi dengan mengarahkan aliran modal ke sektor yang sejalan dengan target pembangunan rendah karbon.

UMKM tetap menjadi segmen portofolio terbesar, sementara sektor energi terbarukan dan konservasi keanekaragaman hayati mencatat pertumbuhan tertinggi.

Peluang Ekonomi dan Investasi Hijau

BloombergNEF mencatat investasi global di bidang transisi energi mencapai rekor US$2,3 triliun pada 2025, naik 8,1 persen dari tahun sebelumnya.

Sebagian besar investasi mengalir ke sektor transportasi, energi terbarukan, dan infrastruktur jaringan listrik.

Transformasi menuju net-zero di Indonesia diproyeksi dapat meningkatkan peluang ekonomi sebesar US$3,8 triliun hingga 2050.

Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia meningkat 14 persen sepanjang Januari-Agustus 2026.

>>> Antitesis Jerman dan Pola Berulang dalam Kegagalan

Pasar pembiayaan berkelanjutan di Indonesia tumbuh 12 kali lipat dari US$0,5 miliar pada 2015 menjadi US$6,3 miliar pada 2024.

OJK mengajak lembaga keuangan dan investor mengembangkan produk pembiayaan transisi dan skema blended finance yang didukung rencana transisi kredibel.

Kadin Indonesia mendukung RE100 melalui penandatanganan nota kesepahaman yang disaksikan Menteri Lingkungan Hidup, Ketua OJK, Wakil Ketua MPR, dan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI.

The Climate Group menekankan pentingnya memperluas partisipasi pelaku usaha Indonesia dalam transisi energi global.

Saat ini lebih dari 440 perusahaan tergabung dalam RE100, termasuk Unilever, Samsung, dan Nike.

>>> Bank Jakarta Dukung STBM, Hibahkan MCK Komunal di Jakbar

Melalui kemitraan dengan institusi di Indonesia, The Climate Group berharap menyambut perusahaan pertama yang berkantor pusat di Indonesia sebagai anggota RE100 tahun ini.