RI Siap Terapkan Universal Banking, Bankir Ungkap Syarat Terbaru 2026
Wacana penerapan sistem universal banking di Indonesia mulai mengemuka. Para pelaku industri perbankan nasional memberikan masukan terkait konsep ini.
Konsep universal banking dinilai perlu didukung regulasi yang kuat. Hal ini agar perbankan tanah air dapat bersaing secara global.
>>> Satpol PP Amankan Pria Berkeluarga yang Diduga Cari Pasangan Sesama Jenis di Sriwedari Solo
Belum Ada Bank Universal di Indonesia
Wakil Ketua Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Nixon L. P.
Napitupulu, mengungkapkan bahwa Indonesia belum memiliki bank universal yang sesungguhnya. Penyebabnya adalah ketiadaan payung hukum yang memadai.
Keterbatasan aturan saat ini membuat perbankan nasional tidak diperbolehkan melakukan pembiayaan ekuitas secara langsung. Layanan tersebut hanya bisa dilakukan melalui perusahaan sekuritas karena perbedaan lisensi.
Akibatnya, nasabah yang membutuhkan pendanaan ekuitas harus melalui prosedur yang rumit. Bank tidak memiliki kewenangan penuh karena terbentur aturan yang memisahkan berbagai jenis layanan keuangan.
Perbandingan dengan Praktik Global
Sektor perbankan di luar negeri, seperti Malaysia, memiliki model bisnis yang lebih terintegrasi.
Nixon mencontohkan CIMB yang mampu menawarkan layanan syariah dan konvensional dalam satu grup tanpa pemisahan ketat.
Di Indonesia, kewajiban pemisahan antara unit usaha syariah dan induk konvensional masih berlaku. Produk asuransi juga harus dikelola oleh entitas tersendiri, bukan di bawah manajemen bank.
Nixon menegaskan bahwa penerapan universal banking bergantung pada kesiapan regulasi, infrastruktur, dan modal. Jika syarat ini terpenuhi, bank besar di Indonesia diharapkan bisa bertransformasi menjadi bank universal.
Tujuan utama dari aspirasi ini adalah agar perbankan lokal tidak tertinggal dari bank asing seperti DBS atau CIMB.
>>> Dolar Tembus Rp16.000, Ini Cara Terbaru Perkuat Rupiah Tanpa Modal di 2026
Update Terbaru
Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah ke Publik, Kuasa Hukum Buka Suara
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Kejagung Serahkan Berkas Oknum TNI Aktif ke Jaksa Militer Terkait Korupsi Motor Listrik Rp1 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Prabowo Akui Bali Dilirik Jadi Pusat Finansial Internasional
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Modus Monopoli Ompreng MBG, Seret Jenderal Polisi Aktif
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Sebelum Praperadilan: Itu Sangat Menguntungkan
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Jokowi Klaim Tak Wajib Tunjukkan Ijazah Asli ke Publik, Dilindungi UU
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Oppo Enco Air 5 Resmi Meluncur di India dengan ANC 52dB dan Baterai 54 Jam
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Sutradara Ghost in the Shell Pastikan Tidak Ada GenAI dalam Remake
Jumat / 03-07-2026, 01:43 WIB
Masalah di Balik Perangkat AI Rahasia SpaceX
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Meta Ketergantungan pada AI Google, Zuckerberg Dipermalukan
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Kingdom Come: Deliverance Board Game Hadir Musim Gugur 2026, Kental dengan Elemen RPG
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Capcom Majukan Rilis Onimusha: Way of the Sword ke September 2026
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB






