Komdigi Akui Rating IGRS di Steam Belum Akurat, Sistem Masih Gunakan Self-Declare
game-AlohaWorld/pixabay-
Penerapan sistem rating gim di Indonesia melalui Indonesia Game Rating System (IGRS) di platform Steam menuai sorotan dari komunitas gamer.
Pemerintah akhirnya memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut setelah muncul berbagai keluhan mengenai ketidaksesuaian klasifikasi usia pada sejumlah judul gim.
Rating Belum Sepenuhnya Diverifikasi
Pihak pemerintah menyatakan bahwa label usia yang tampil di Steam saat ini belum sepenuhnya mencerminkan hasil penilaian resmi.
Sistem yang berjalan masih bergantung pada mekanisme internal platform, sehingga belum melalui proses verifikasi penuh dari lembaga terkait.
Masih Mengandalkan Data dari Pengembang
Sebagian besar rating yang muncul berasal dari data yang diisi oleh pengembang atau penerbit gim melalui sistem otomatis.
Metode ini membuat klasifikasi belum sepenuhnya akurat karena belum melalui audit langsung dari tim penilai resmi.
Platform sendiri masih dalam tahap penyesuaian agar dapat menyesuaikan sistemnya dengan standar klasifikasi nasional.
Ketidaksesuaian Rating Jadi Sorotan
Sejumlah kasus mencuat dan menjadi bahan perbincangan di kalangan pengguna.
Ada gim dengan konten dewasa yang justru diberi label untuk semua umur, sementara gim lain dengan konten ringan mendapat klasifikasi usia tinggi.
Perbedaan ini memunculkan pertanyaan terkait konsistensi dan keakuratan sistem yang digunakan.
Proses Integrasi Masih Berjalan
Upaya penyelarasan antara platform distribusi gim dan sistem rating nasional masih berlangsung.
Pembahasan lanjutan dilakukan untuk memastikan penerapan klasifikasi dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.
Selain itu, mekanisme pelaporan serta evaluasi juga sedang disusun agar lebih terstruktur.
Pengembang Diminta Isi Data Konten
Untuk gim yang akan dirilis, pengembang diwajibkan mengisi survei terkait konten sebagai dasar penentuan rating.
Sementara gim lama masih menggunakan data yang tersedia, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan klasifikasi.
Pengajuan penilaian mandiri juga dimungkinkan, meski prosesnya belum merata di semua pengembang.
Klasifikasi Usia IGRS
Sistem IGRS membagi rating ke dalam beberapa kategori usia, mulai dari semua umur hingga kategori yang tidak layak diedarkan.
Namun, batas antara kategori tertinggi dan yang dilarang masih dianggap belum sepenuhnya jelas dalam praktiknya.
Respons Komunitas Gaming
Komunitas gim di Indonesia menyoroti pentingnya transparansi dalam penilaian konten.
Mereka berharap adanya standar yang konsisten agar tidak menimbulkan kebingungan, terutama bagi pengembang lokal.
Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar sistem ini bisa berjalan lebih adil dan akurat.
Imbauan untuk Pengguna
Masyarakat disarankan untuk mengecek informasi rating melalui sumber resmi agar mendapatkan data yang lebih valid.
Langkah ini diperlukan mengingat tampilan di platform masih dalam tahap penyesuaian dan belum menjadi acuan final.
Kondisi ini menunjukkan bahwa implementasi sistem rating digital membutuhkan proses adaptasi yang tidak singkat.
Perbaikan sistem dan komunikasi yang lebih terbuka menjadi kunci agar informasi yang disajikan dapat dipercaya dan bermanfaat bagi pengguna.