Real Madrid kembali menempati peringkat pertama sebagai klub sepak bola paling bernilai di dunia pada tahun 2026.

Majalah Forbes mencatat valuasi Los Blancos mencapai US$ 9,5 miliar atau sekitar Rp 155 triliun.

>>> Justin Wrobleski Gemilang, Dodgers Kalahkan Phillies

Pencapaian ini menjadikan Real Madrid sebagai klub terkaya dunia selama lima tahun beruntun. Klub asal Spanyol ini terus menunjukkan dominasi finansial yang kuat di tingkat global.

Meskipun gagal meraih trofi Liga Spanyol dan Liga Champions dalam dua musim terakhir, lini bisnis Real Madrid justru mencatatkan performa luar biasa.

Klub ini terus memecahkan rekor pendapatan komersial.

Sepanjang musim 2024-2025, Real Madrid meraup pendapatan sebesar US$ 1,27 miliar.

Angka ini naik 12% dibandingkan musim sebelumnya dan menjadi pemasukan tertinggi yang pernah diraih sebuah klub sepak bola.

Pendapatan tersebut bahkan melampaui rekor tim olahraga dunia milik Dallas Cowboys yang mencatat US$ 1,23 miliar pada musim NFL 2024.

Peringkat Klub Terkaya Dunia 2026

Rival sekota Real Madrid, FC Barcelona, berada di peringkat kedua dengan valuasi US$ 7,5 miliar. Klub Catalan ini mengantongi pendapatan US$ 1,06 miliar.

Manchester United menempati peringkat ketiga dengan nilai valuasi US$ 7,2 miliar. Liverpool FC menyusul di posisi keempat dengan US$ 6,2 miliar.

>>> Max Muncy Ungkap Kunci Dodgers Pukul Empat Home Run Lawan Phillies

Paris Saint-Germain berada di peringkat kelima dengan valuasi US$ 5,8 miliar, disusul Bayern Munich (US$ 5,7 miliar) dan Manchester City (US$ 5,5 miliar).

Arsenal FC menempati peringkat kedelapan dengan US$ 5,4 miliar, Chelsea FC kesembilan (US$ 4,2 miliar), dan Tottenham Hotspur melengkapi sepuluh besar dengan US$ 3 miliar.

Secara kumulatif, nilai total 30 klub sepak bola paling bernilai di dunia mencapai US$ 87 miliar. Rata-rata valuasi setiap klub naik 21% menjadi US$ 2,9 miliar.

Liga Inggris menjadi penyumbang wakil terbanyak dengan 11 klub.

Major League Soccer (MLS) menyumbang tujuh klub, diikuti Serie A (4 klub), Bundesliga (3 klub), serta Ligue 1 dan Primeira Liga masing-masing satu wakil.

Forbes menyebut lonjakan valuasi dipicu oleh meningkatnya minat investor Amerika Serikat untuk memiliki klub Eropa.

Saat ini, lebih dari separuh klub Liga Inggris dimiliki oleh investor atau perusahaan AS.

>>> Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Tidak Ganggu Aktivitas Klub

Faktor lain yang mendorong kenaikan nilai klub adalah potensi pertumbuhan pendapatan dari kompetisi Eropa, proyek renovasi stadion, dan perluasan bisnis komersial.