Profil Sertu Muhammad Nur Ikhwan Prajurit TNI Gugur Saat Bertugas dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon Bersama Kapten Zulmi Aditya Iskandar
Profil Sertu Muhammad Nur Ikhwan
Sersan Satu Muhammad Nur Ikhwan merupakan prajurit TNI Angkatan Darat yang berdinas di Kesdam IX/Udayana.
Ia turut bergabung dalam Satgas Kontingen Garuda UNIFIL sebagai bagian dari Task Force B Indobatt.
Dalam insiden yang sama, Sertu Ikhwan berada di kendaraan paling depan bersama Kapten Zulmi saat konvoi logistik melintas di kawasan Bani Haiyyan.
Ledakan hebat yang menghantam kendaraan tersebut menyebabkan keduanya gugur di lokasi kejadian.
Kronologi Insiden di Bani Haiyyan
Peristiwa yang menewaskan dua prajurit TNI itu terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat di wilayah operasi Indobatt sektor timur, Lebanon Selatan.
Saat itu, Task Force B Kontingen Garuda menjalankan tugas sebagai mobile reserve dengan mengawal konvoi Combat Support Service Unit dari titik 7-2 menuju 7-1.
Konvoi tersebut membawa berbagai kebutuhan logistik, termasuk suplai operasional serta pengantaran peti jenazah.
- Rombongan terdiri dari enam kendaraan taktis.
- Dua kendaraan milik TNI berada di posisi paling depan.
- Kendaraan pertama membawa empat personel TNI.
Saat konvoi hendak berbelok di kawasan Bani Haiyyan, ledakan kuat menghantam kendaraan pertama yang ditumpangi Kapten Zulmi, Lettu Infanteri Sulthan Wirdean Maulana, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, serta Praka Deni Rianto.
Ledakan tersebut menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan berat dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka.
Kondisi di lokasi yang masih berbahaya membuat tim dari kendaraan kedua tidak dapat segera mengevakuasi seluruh korban yang berada di titik ledakan.
Dua prajurit yang gugur tertinggal di lokasi, sementara kendaraan berikutnya mengevakuasi personel yang terluka menuju markas Sector East Headquarters.
Rombongan evakuasi tiba di markas sekitar pukul 12.00 waktu setempat untuk mendapatkan penanganan medis awal dari tim kesehatan UNIFIL.
Evakuasi lanjutan kemudian dilakukan menggunakan helikopter menuju fasilitas medis di Beirut.
- Praka Deni Rianto diterbangkan ke Rumah Sakit St. George pada pukul 13.45.
- Lettu Sulthan Wirdean Maulana menyusul pada pukul 13.55 untuk perawatan intensif.
Hingga kini, pihak UNIFIL masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti ledakan di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon Selatan.
Update Terbaru
Perusahaan AI Beli Buku Antik untuk Data Pelatihan, Lalu Hancurkan
Sabtu / 25-07-2026, 23:50 WIB
Valter Walker Minta Gaji Lebih Besar Usai Menang Submission di UFC Abu Dhabi
Sabtu / 25-07-2026, 23:50 WIB
Lexus LS400 1.500 Mil: Mobil Mewah Era Pra-Pemantauan Data
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
RM BTS Bicara Kepemimpinan dan Perspektif dalam Wawancara Bella Freud
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
Jaadugar: A Witch in Mongolia Tayang Perdana di Japan Expo 2026, Siap Rilis Global di Crunchyroll
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
Kronologi Meninggalnya Jubir IKN Troy Pantouw di Rusun ASN Nusantara
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
Palworld 1.0 Buktikan Daya Tahan, Raup 803.078 Pemain Steam Dua Pekan Setelah Rilis
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
The East Palace Sukses Besar, Jadi No.1 di 17 Negara Tujuh Tahun Setelah Kingdom
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
Presiden AFA Akui Argentina Kalah dari Spanyol: Kami Sakit Hati
Sabtu / 25-07-2026, 23:43 WIB
Jenazah Jubir IKN Troy Pantouw Bakal Tiba di Jakarta Besok
Sabtu / 25-07-2026, 23:43 WIB
Toiran Sebut Timnas Voli Kecapekan usai Gagal ke Final SEA V Cup
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
FIFTY FIFTY Umumkan Tur Fancon Asia Perdana di Seoul, Tokyo, dan Manila
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
Park Eun Bin Umumkan Tur Konser Penggemar 2026 'EUNBIN NOTE: EUNiverse'
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
Nintendo Hadirkan Pengalaman Interaktif Switch 2 di San Diego Comic-Con 2026
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB







