Cara Keluar dari Proktor Browser TKA 2026 dengan Aman Setelah Ujian Selesai
ilustrasi laptop--
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 berbasis komputer mewajibkan penggunaan Proktor Browser sebagai sistem pengaman utama. Aplikasi ini digunakan untuk mengelola token, memantau peserta, hingga memastikan data ujian terkirim ke server pusat.
Setelah sesi ujian berakhir, proktor tidak boleh sembarangan menutup aplikasi. Prosedur keluar harus dilakukan dengan benar agar data peserta tidak hilang dan proses asesmen tetap terjaga integritasnya.
Fungsi Proktor Browser TKA 2026
Proktor Browser merupakan aplikasi terproteksi yang dirancang untuk menciptakan lingkungan ujian yang terkunci. Sistem ini mencegah akses ke aplikasi lain selama ujian berlangsung.
Melalui aplikasi ini, proktor dapat:
- Memulai dan mengakhiri sesi ujian.
- Mendistribusikan token peserta.
- Memantau ujian secara real-time.
- Mengirim hasil ujian ke server pusat.
Langkah Keluar dari Proktor Browser TKA 2026
1. Akhiri Sesi Ujian Secara Resmi
Sebelum menutup aplikasi, pastikan sesi telah diakhiri melalui menu resmi seperti “Submit” atau “Akhiri Sesi”. Langkah ini memastikan seluruh jawaban peserta terkirim dan tersimpan di server.
Setelah sistem mengonfirmasi bahwa sesi selesai, barulah proktor dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
2. Tutup Aplikasi dengan Cara Normal
Jika data sudah tersinkronisasi, tutup aplikasi menggunakan tombol “X” di pojok kanan atas atau kombinasi tombol Alt + F4 pada perangkat Windows.
Hindari menutup paksa sebelum ada konfirmasi penyimpanan data karena berisiko menyebabkan kegagalan sinkronisasi.
3. Gunakan Menu Exit Jika Tersedia
Beberapa versi Proktor Browser menyediakan tombol khusus seperti “Exit” atau “Quit & Save”. Tekan opsi tersebut dan tunggu notifikasi bahwa proses penyimpanan telah berhasil.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan keluar paksa saat ujian masih berlangsung.
- Pastikan seluruh jawaban telah disubmit.
- Ikuti prosedur resmi sesuai arahan panitia TKA 2026.
Menutup Proktor Browser sesuai prosedur bukan hanya soal teknis, tetapi juga bagian dari menjaga keamanan dan validitas pelaksanaan TKA 2026. Dengan langkah yang tepat, seluruh data ujian peserta dapat tersimpan dengan aman tanpa kendala.