Pertarungan melawan boss menjadi elemen krusial dalam alur Resident Evil Requiem. Setiap musuh utama dirancang dengan mekanik unik yang menuntut strategi berbeda, baik saat pemain mengendalikan Grace maupun Leon.

Tak sekadar adu tembak, beberapa pertempuran memaksa pemain memanfaatkan lingkungan, melakukan parry dengan timing presisi, hingga menyelesaikan teka-teki di tengah tekanan serangan.

Berikut daftar lengkap seluruh boss di Resident Evil Requiem beserta lokasi kemunculan dan strategi dasar untuk menaklukkannya.

The Girl

Grace dua kali berhadapan dengan sosok misterius ini. Pertemuan pertama terjadi di Care Center dan tidak dapat dimenangkan. Fokus utama hanyalah bertahan hidup sembari menyelesaikan puzzle. Area bercahaya menjadi tempat aman karena musuh ini menghindari cahaya terang.

Pertarungan sesungguhnya berlangsung di Water Treatment Plant. Aktifkan tiga saklar listrik untuk membuka atap bangunan agar sinar matahari masuk dan melemahkannya. Setelah itu, serang hingga tumbang. Botol dapat dipakai untuk mengalihkan perhatian, sementara Molotov efektif saat jarak terlalu dekat.

Chunk

Leon menghadapi Chunk di loteng Care Center setelah memperoleh shotgun. Monster ini lamban, tetapi pukulannya sangat mematikan.

Sasar kepala besarnya menggunakan shotgun hingga terjatuh. Saat ia tersungkur, lanjutkan serangan memakai hatchet. Ulangi pola tersebut sampai pertarungan berakhir. Beberapa amunisi shotgun tersedia di sekitar arena.

Blister Borne

Bertarung di chapel, Leon harus menghancurkan seluruh cyst yang menyelimuti tubuh Blister Borne.

Setiap cyst yang pecah memunculkan Blister Head, zombie yang bergerak lebih cepat dari biasanya. Habisi mereka terlebih dahulu sebelum kembali fokus ke boss. Cyst di bagian belakang sebaiknya dihancurkan sejak awal karena akan semakin sulit dijangkau. Manfaatkan barel peledak untuk membersihkan kerumunan musuh.