Selain menjaga waktu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amalan seperti membaca Al-Qur’an, mengikuti kajian singkat atau kultum, serta menjaga perilaku dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa.

Doa Berbuka Puasa

Saat waktu Maghrib tiba, umat Islam dianjurkan segera membatalkan puasa dan membaca doa berbuka berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْرْتُ ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika aftortu. Dzahaba-zh zama’u, wabtalati-i‘uruuqu wa tsabata-l ajru, insyaa Allah.

Arti: Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku berbuka. Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.

Ucapan “dzahabazh zama’u” dan seterusnya dibaca setelah benar-benar membatalkan puasa.

Dengan mengetahui jadwal imsakiyah secara akurat, umat Islam di Jakarta dapat mengatur aktivitas harian sekaligus menjaga ketepatan waktu ibadah sepanjang bulan puasa.