Honda Diskon Hampir Rp230 Juta untuk Accord e:PHEV di China, Penjualan Anjlok Tajam, Ada Apa?
Honda memangkas harga sedan Accord e:PHEV di China hingga 100.000 yuan atau sekitar 14.610 dolar AS. Langkah ini diambil di tengah penurunan penjualan yang signifikan di pasar otomotif terbesar dunia tersebut.
Program potongan harga besar-besaran ini hanya berlaku bagi pelanggan lama GAC Honda dan dibatasi untuk 1.000 unit pertama. Secara resmi, promo disebut sebagai bagian dari perayaan 50 tahun eksistensi global Accord.
Harga Turun Drastis
Accord e:PHEV sebelumnya dipasarkan dengan harga 238.800 yuan atau sekitar 34.890 dolar AS. Dengan diskon tersebut, harga efektifnya turun menjadi 138.800 yuan atau sekitar 20.280 dolar AS.
Accord telah diproduksi di China selama hampir tiga dekade melalui perusahaan patungan Guangqi Honda yang dibentuk pada 1999. Model ini pernah menjadi salah satu sedan asing modern pertama yang dirakit di dalam negeri, bersama Toyota Camry dan VW Passat.
Tekanan dari Merek Lokal
Penurunan minat terhadap Accord bukan semata karena pergeseran selera konsumen ke SUV. Produsen asing kini menghadapi tekanan kuat dari merek domestik yang agresif mengembangkan kendaraan energi baru.
Sepanjang 2025, GAC Honda mencatat penjualan 351.900 unit, turun 25 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada Januari 2026, penjualan hanya mencapai 4.558 unit, merosot hampir 70 persen secara tahunan.
Kinerja tersebut menjadi yang terburuk di antara merek dalam grup GAC dan berkontribusi pada melesetnya target penjualan perusahaan induk.
Sebaliknya, GAC Aion yang fokus pada kendaraan energi baru membukukan 21.600 unit penjualan pada periode yang sama, melonjak 171 persen dibanding tahun sebelumnya.
Diskon Terbesar di Segmennya
Sejumlah produsen lain juga menawarkan promo serupa. GAC Toyota dan Dongfeng Nissan memberikan potongan harga terbatas pada beberapa model.
Namun, diskon sekitar 22.000 yuan pada Toyota Wildlander maupun penawaran untuk Nissan Teana masih jauh lebih kecil dibanding pemangkasan harga Accord e:PHEV.
Meski GAC Honda dan Dongfeng Honda telah menghadirkan lini kendaraan energi baru melalui submerek Honda Ye, respons pasar dinilai belum memenuhi ekspektasi. Persaingan teknologi dengan merek lokal China yang berkembang cepat menjadi tantangan utama.
Update Terbaru
AI Hidupkan Kembali Legenda Matematika, Pelajaran Mereka Mengejutkan
Kamis / 18-06-2026, 00:32 WIB
JLR Ubah Rencana, Baby Defender Tak Lagi Sepenuhnya Listrik
Kamis / 18-06-2026, 00:24 WIB
Real Madrid Resmi Rekrut Bernardo Silva atas Permintaan Jose Mourinho
Kamis / 18-06-2026, 00:24 WIB
RD Kongo Tantang Portugal di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 00:12 WIB
KuPS Hadapi Vardar di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Kamis / 18-06-2026, 00:09 WIB
BCA Finance Tawarkan Suku Bunga Mobil Baru 4 Persen, Berlaku Hingga Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 00:09 WIB
Koulibaly Kecewa Suporter Senegal Dilarang Terbang ke AS untuk Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 00:09 WIB
Ruben Amorim Bidik Goncalo Ramos untuk Perkuat Lini Depan AC Milan
Kamis / 18-06-2026, 00:09 WIB
Aryna Sabalenka Temui Psikiater Usai Tersingkir dari French Open 2026
Kamis / 18-06-2026, 00:09 WIB
Citilink Bagikan Mainan Blind Box MINISO untuk Penumpang Anak di 14 Rute
Kamis / 18-06-2026, 00:08 WIB
Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 1 Persen
Kamis / 18-06-2026, 00:08 WIB
Lionel Messi Ungkap Alasan Menangis di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 00:04 WIB
Kategori Rahasia Kucing: Anda Dianggap Sebagai 'Ibu Raksasa'
Kamis / 18-06-2026, 00:04 WIB
Maxime Pellegrini Targetkan Main di Liga Basket Amerika EYBL
Kamis / 18-06-2026, 00:00 WIB






