Samsung memperkenalkan fitur baru pada Galaxy S26 Ultra yang dirancang untuk menjaga privasi pengguna saat berada di ruang publik. Teknologi bernama Privacy Display ini memungkinkan layar tetap terlihat jelas oleh pemilik perangkat, namun sulit dilihat dari sudut samping.

Fitur tersebut tertanam langsung pada panel OLED melalui teknologi Flex Magic Pixel (FMP). Dengan pendekatan berbasis perangkat keras, pengguna tak lagi memerlukan pelindung layar privasi tambahan atau pengaturan redup berbasis perangkat lunak.

Cara Kerja Privacy Display

Privacy Display memanfaatkan dua jenis piksel, yakni Wide Pixels dan Narrow Pixels. Pada mode normal, keduanya bekerja bersamaan untuk menghasilkan sudut pandang lebar seperti layar OLED pada umumnya.

Saat mode privasi diaktifkan, Wide Pixels akan diredupkan atau dinonaktifkan. Sebaliknya, Narrow Pixels mengarahkan cahaya lurus ke depan sehingga konten hanya terlihat jelas dari posisi pengguna.

Samsung juga menyematkan struktur multi-layer Black Matrix (BM) untuk mengontrol penyebaran cahaya dengan memisahkan subpiksel merah, hijau, dan biru. Dukungan teknologi LEAD 2.0 menghilangkan kebutuhan polarizer pada panel OLED, sehingga kecerahan meningkat dan konsumsi daya lebih efisien.

Hasilnya, layar tetap tajam dari depan namun tampak buram atau tak terlihat dari sudut sekitar 30 derajat.

Pilihan Mode Privasi

Pengguna dapat memilih beberapa tingkat perlindungan. Mode Maximum Privacy Protection menyembunyikan seluruh tampilan dari sudut samping, cocok untuk membuka dokumen rahasia atau memasukkan kata sandi.

Sementara itu, mode Partial Privacy hanya membatasi area tertentu, seperti notifikasi atau papan ketik, tanpa mengganggu tampilan utama.

Integrasi kecerdasan buatan juga disertakan. Kamera depan dapat mendeteksi ketika ada orang lain yang mencoba melihat layar dan secara otomatis mengaktifkan mode privasi. Pengguna juga bisa mengatur aplikasi tertentu, seperti layanan perbankan atau email, agar fitur ini aktif otomatis.