BNN Dorong Larangan Vape dan Pembatasan N2O demi Cegah Penyalahgunaan
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menilai Indonesia perlu memiliki regulasi yang tegas terhadap rokok elektronik (vape) dan dinitrogen oksida (N2O). Menurutnya, langkah keras diperlukan setelah muncul temuan vape disusupi narkotika serta adanya penyalahgunaan N2O.
Penegasan itu disampaikan Suyudi saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pengaturan Rokok Elektronik (Vape) dan Pembatasan Penggunaan Dinitrogen Oksida (N2O) di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (18/2/2026).
Dalam sambutannya, Suyudi menekankan pendekatan penegakan hukum semata tidak cukup untuk menjawab persoalan yang berkembang di lapangan. Ia mendorong hadirnya kebijakan yang lebih tegas dan menyeluruh.
"Pendekatan penegakan hukum semata tidaklah cukup. Kita membutuhkan terobosan kebijakan yang radikal dan tegas. Kita tentunya perlu belajar dari negara-negara lain yang lebih dulu mengambil sikap tegas," kata Suyudi dalam forum tersebut.
Mencontoh Kebijakan Negara Tetangga
Suyudi menyebut sejumlah negara sudah lebih dulu mengambil sikap keras terhadap rokok elektronik. Ia mencontohkan Singapura yang menerapkan pelarangan total terhadap rokok elektrik sejak 2018 dan mengaitkannya dengan isu penegakan hukum narkotika.
"Bahkan negara tetangga kita Singapura, telah menerapkan pelarangan total terhadap rokok elektrik sejak tahun 2018. Dan mengklasifikasikannya sebagai masalah penegakan hukum narkotik, drug enforcement issues," ujar Suyudi.
Selain Singapura, ia juga menyinggung Thailand dan Maladewa yang disebut telah menetapkan larangan terhadap impor dan penjualan vape.
"Negara lain seperti Thailand dan Maladewa juga telah menetapkan pelarangan terhadap impor dan penjualan vape," ucap Suyudi.
Suyudi turut mengulas situasi di Malaysia. Ia menyampaikan bahwa meski vape masih beredar, di sana terdapat upaya menuju regulasi baru yang lebih ketat.
Update Terbaru
5 HP 2 Jutaan Terbaik untuk Main FF dan MLBB di 2026
Sabtu / 18-07-2026, 17:14 WIB
Herdman: Timnas Indonesia Makin Solid dan Percaya Diri
Sabtu / 18-07-2026, 17:14 WIB
EA Sports Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Selalu Tepat
Sabtu / 18-07-2026, 17:14 WIB
Pembalut Bekas Perlu Dicuci Dulu atau Langsung Dibuang? Ini Kata Studi
Sabtu / 18-07-2026, 17:09 WIB
Airlangga Hartarto Bertemu Mendag China, Bahas Penguatan Kemitraan Ekonomi
Sabtu / 18-07-2026, 17:09 WIB
Alasan Ruben Onsu Pendam Hinaan Mantan Istri Terungkap, Eks Manajer: Dia Pikir Dia Kuat
Sabtu / 18-07-2026, 17:09 WIB
Konflik AS-Iran Meningkat, Harga Minyak Melonjak 4%
Sabtu / 18-07-2026, 17:08 WIB
Pemegang Saham Setujui Buyback Saham Astra International Rp8 Triliun
Sabtu / 18-07-2026, 17:07 WIB
7 Drama China Terbaru Juli 2026, dari Overdo hingga Love for You
Sabtu / 18-07-2026, 17:07 WIB
Sinopsis 12 Strong, Film Chris Hemsworth di Bioskop Trans TV Hari Ini
Sabtu / 18-07-2026, 17:07 WIB
Lee Jong Suk Didekati untuk Drama Bareng Park Ji Hyun Usai Putus dari IU
Sabtu / 18-07-2026, 17:07 WIB
Inggris Batasi Medsos Anak, IG-TikTok Bakal Diblokir Tengah Malam
Sabtu / 18-07-2026, 17:07 WIB
Chery Perkenalkan Robot AiMOGA di Pabrik Afrika Selatan
Sabtu / 18-07-2026, 17:07 WIB
35 Suporter Argentina Alami Serangan Jantung Selama Piala Dunia 2026
Sabtu / 18-07-2026, 17:04 WIB







