Siapa Pembuat Jmail World, Situs Gratis untuk Membaca Epstein Files
Rilis Epstein Files oleh Kementerian Kehakiman Amerika Serikat memicu perhatian global dan membuka akses publik terhadap salah satu arsip hukum terbesar dalam sejarah negeri tersebut.
Di tengah gelombang rasa ingin tahu publik, muncul sebuah situs bernama Jmail World yang memudahkan siapa pun menelusuri jutaan halaman dokumen terkait kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Epstein Files diumumkan ke publik pada Jumat, 30 Januari 2026, dan langsung menjadi sorotan karena memuat lebih dari tiga juta halaman arsip.
Dokumen tersebut mencakup email, foto, video, catatan penerbangan, hingga rekaman percakapan yang dikumpulkan selama puluhan tahun sejak kasus ini pertama kali mencuat pada 1994.
Ketertarikan publik semakin besar setelah sejumlah nama tokoh ternama ikut terseret dalam berkas-berkas tersebut.
Jmail World Permudah Akses Arsip Raksasa
Untuk menyederhanakan pembacaan dokumen dalam jumlah masif itu, Jmail World hadir dengan tampilan menyerupai layanan email.
Situs ini memungkinkan pengguna menjelajah arsip Epstein Files seolah sedang membuka kotak masuk, lengkap dengan fitur pencarian.
Keberadaan Jmail World ramai dibicarakan setelah sebuah unggahan di media sosial pada 2 Februari 2026 menyoroti bahwa situs tersebut menampilkan kloning struktur email Epstein.
Tidak hanya email, platform ini juga memuat berbagai arsip lain yang disusun dalam format menyerupai layanan digital populer.
Beragam Arsip dalam Satu Platform
Jmail World tidak hanya berisi surat elektronik, tetapi juga berbagai kategori dokumen yang dikemas dengan nama unik.
- Jphotos untuk arsip gambar
- Jdrive berisi dokumen digital
- Jflights memuat data penerbangan
- JVR dan Jmessage untuk rekaman komunikasi
- Jamazon, Jemini, Jotify, dan Jacebook sebagai arsip tambahan
Seluruh kategori tersebut disusun berdasarkan data yang pernah dimiliki atau dibagikan oleh Jeffrey Epstein.
Dibuat Dua Pengembang dalam Waktu Singkat
Di balik Jmail World, terdapat dua sosok pengembang yang bekerja secara kolaboratif.
Mereka adalah Riley Walz, seniman internet sekaligus pengembang, serta Luke Igel, insinyur perangkat lunak dan CEO Kino AI.
Keduanya menyelesaikan pengembangan situs ini hanya dalam waktu sekitar lima jam.
Jmail World pertama kali diluncurkan ke publik pada November 2025, jauh sebelum rilis resmi Epstein Files ke masyarakat luas.
Update Terbaru
Carnival Cruise Line Mulai Konstruksi Kapal Pesiar Baru Carnival Destiny
Jumat / 10-07-2026, 22:28 WIB
Lebih dari 6 Juta Anak Daftar Trump Accounts, Treasury Catat Rekor
Jumat / 10-07-2026, 22:28 WIB
Otoritas Penerbangan Selidiki Darurat Pesawat Ryanair Akibat Jendela Copot
Jumat / 10-07-2026, 22:28 WIB
Scottie Scheffler Gagal Lolos Cut Scottish Open, Akhiri Rekor 78 Turnamen Berturut-turut
Jumat / 10-07-2026, 22:25 WIB
Spanyol Hadapi Belgia di Perempat Final Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 22:25 WIB
Fan Bing Bing Jadi Model di Paris Fashion Week, Wajah Bak Porselen Curi Perhatian
Jumat / 10-07-2026, 22:24 WIB
Rudi Garcia Yakin Belgia Mampu Hentikan Rekor Sempurna Spanyol di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 22:21 WIB
Kualitas Udara Jakarta Memburuk, KAI Commuter Uji Coba Pemurni Udara di KRL
Jumat / 10-07-2026, 22:20 WIB
AS Kembalikan Dua Arca Perunggu Abad ke-8 yang Dicuri dari Indonesia
Jumat / 10-07-2026, 22:19 WIB
Empat Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Jual Mobil Operasional
Jumat / 10-07-2026, 22:19 WIB
Logo Bandara Donald Trump Diduga Hasil AI, Netizen Geram
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Putus dengan Lee Jong Suk, Ini Daftar Mantan Pacar IU
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Penerbit Protes Masa Depan Digital Sony dengan Janji Terus Produksi Game PS5 Fisik
Jumat / 10-07-2026, 22:07 WIB
Harga Tiket Perempatfinal Piala Dunia Melonjak di Pasar Sekunder
Jumat / 10-07-2026, 22:05 WIB







