Kabar baik datang bagi keluarga penerima bantuan sembako. Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation mencatat pembaruan status Bantuan Pangan Non Tunai tahap pertama tahun 2026 menjadi SI atau Standing Instruction pada Jumat, 6 Februari 2026.

Pembaruan tersebut menjadi sinyal awal bahwa proses penyaluran dana telah memasuki tahap akhir. Bagi Keluarga Penerima Manfaat, kondisi ini menjadi waktu yang tepat untuk mulai memantau saldo Kartu Keluarga Sejahtera melalui layanan perbankan.

Apabila status telah berada di tahap SI, bantuan senilai Rp600.000 umumnya akan masuk ke rekening dalam hitungan jam hingga maksimal tiga hari kerja.

Masyarakat disarankan tidak terburu-buru mendatangi ATM sebelum terdapat notifikasi atau penambahan saldo, guna menghindari antrean yang tidak diperlukan.

BPNT Berpotensi Cair Lebih Dulu

Perkembangan penyaluran bantuan sosial tahap awal tahun 2026 menunjukkan tren positif. Hasil pemantauan pada menu monitoring penyaluran memperlihatkan bantuan BPNT periode Januari hingga Maret telah lebih dahulu berstatus SI.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa bantuan sembako berpeluang menjadi program bansos yang paling cepat diterima masyarakat pada awal tahun ini.

Sementara itu, Program Keluarga Harapan masih tercatat berada pada tahap SPM atau Surat Perintah Membayar. Meski belum naik ke SI, status tersebut menandakan proses administrasi dan verifikasi anggaran telah selesai.

KPM PKH diimbau tetap tenang karena tahapan tersebut merupakan fase sebelum perintah penyaluran dana diterbitkan.

Perhatikan Risiko Graduasi Penerima

Momentum pencairan bantuan juga menjadi waktu penting untuk memastikan status kepesertaan. Pada tahun 2026, pemerintah memfokuskan penyaluran bansos kepada keluarga yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4.

Apabila hasil pemutakhiran data menunjukkan peningkatan kesejahteraan hingga masuk Desil 5, maka kepesertaan bantuan akan dihentikan secara otomatis atau dinyatakan lulus atau graduasi.