Kabar pencairan bantuan sosial kembali dinantikan jutaan Keluarga Penerima Manfaat pada awal 2026. Program PKH dan BPNT tahap pertama diperkirakan mulai disalurkan pada Februari setelah proses pemutakhiran data penerima selesai dilakukan.

Sejak awal Januari, Kementerian Sosial melakukan verifikasi dan pemadanan ulang data penerima bantuan. Langkah ini berdampak pada mundurnya jadwal pencairan dari Januari ke Februari agar penyaluran lebih tepat sasaran.

Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Tahap I 2026

Berdasarkan pola penyaluran dan perkembangan sistem internal, bantuan PKH dan BPNT tahap I diproyeksikan cair pada awal hingga pertengahan Februari 2026.

Penyaluran dilakukan secara bertahap setelah proses pembersihan data DTSEN rampung. Proses ini mencakup penyesuaian data kependudukan, perubahan kondisi ekonomi, hingga pembaruan status KPM.

Saat ini, sebagian besar data penerima telah masuk tahap pengecekan rekening. Jika proses ini selesai, pencairan akan segera dilanjutkan ke tahap berikutnya hingga dana masuk ke rekening KKS.

Alur Proses Pencairan Bansos 2026

Penyaluran bantuan sosial melalui sistem Kemensos melewati beberapa tahapan administrasi.

  • Verifikasi dan pencocokan rekening penerima.
  • Penerbitan Surat Perintah Membayar.
  • Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana.
  • Transfer dana ke rekening KKS atau penyaluran melalui kantor pos.

Jika status telah mencapai tahap akhir, dana biasanya masuk ke rekening penerima dalam waktu singkat.

Besaran Bansos PKH dan BPNT 2026

Nominal bantuan yang diterima KPM berbeda sesuai program dan kategori penerima.

Bantuan Pangan Non Tunai

BPNT disalurkan dengan nilai Rp200.000 per bulan. Pada tahap pertama, bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan sehingga total mencapai Rp400.000 per tahap.

Program Keluarga Harapan

Besaran bantuan PKH menyesuaikan komponen yang terdaftar dalam keluarga penerima.