Dedi Mulyadi Terbang ke Sumatera: Misi Kemanusiaan dan Pencarian Saudara yang Hilang Pasca Bencana Banjir Bandang dan Longsor
Dedi Mulyadi Terbang ke Sumatera: Misi Kemanusiaan dan Pencarian Saudara yang Hilang Pasca Bencana Banjir Bandang dan Longsor
Bencana alam yang melanda Pulau Sumatera dalam pekan terakhir telah menorehkan duka mendalam bagi ribuan keluarga. Banjir bandang dan tanah longsor yang meluluhlantakkan sejumlah wilayah di tiga provinsi—Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat—tidak hanya menghancurkan infrastruktur, tetapi juga memutus jalur komunikasi hingga menyebabkan banyak orang hilang kontak. Di tengah keprihatinan nasional ini, perhatian publik kini tertuju pada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengumumkan rencana pribadinya untuk terbang langsung ke Sumatera demi mencari saudara yang tak kunjung bisa dihubungi.
Dalam keterangan pers yang disampaikan di Gedung Sate, Bandung, pada Selasa, 2 Desember 2025, Dedi Mulyadi mengungkapkan kekhawatirannya terhadap nasib seorang kerabat dekatnya yang tinggal di Aceh. “Saudara saya sampai sekarang hilang kontak di Aceh. Dia mantan anggota DPRD Aceh dan juga pernah menjadi tentara,” ujarnya dengan nada prihatin.
Desakan Keluarga dan Rasa Tanggung Jawab Pribadi
Pengakuan Dedi ini bukan sekadar pernyataan formal. Ia mengungkapkan bahwa tekanan emosional dari keluarganya menjadi salah satu pendorong utama keberangkatannya. “Kakak saya sudah menangis-nangis, ‘Kamu gubernur katanya, masa enggak bisa menolong saudara sendiri? Enggak bisa dihubungi sama sekali,’” ungkap Dedi, menirukan keluh kesah keluarga besarnya.
Bagi Dedi, misi ini bukan hanya soal kepentingan pribadi, melainkan cerminan nilai kemanusiaan yang ia junjung tinggi—bahwa jabatan publik harus tetap menyisakan ruang untuk empati dan kepedulian terhadap sesama, terutama dalam situasi krisis.
“Saya juga mungkin nanti termasuk akan mencobalah nyari saudara saya, bisa ketemu enggak,” tambahnya, menegaskan bahwa pencarian ini dilakukan dengan harapan sekaligus kerendahan hati.
Bantuan Kemanusiaan dan Akses ke Wilayah Terisolir
Namun, niat Dedi tak berhenti pada pencarian anggota keluarganya semata. Ia juga mengumumkan komitmennya untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke wilayah-wilayah terdampak paling parah, terutama yang sulit dijangkau oleh jalur darat atau logistik biasa. Menurut rencana, Dedi akan berangkat ke Sumatera Barat pada Kamis, 4 Desember 2025.
“Hari Kamis saya akan berangkat ke Sumatra Barat. Jadi saya carter pesawat Susi Air untuk mengangkut barang,” ungkapnya. Dedi menjelaskan bahwa pesawat kecil tersebut dipilih karena kemampuannya mendarat di landasan pendek dan terpencil—tempat di mana bantuan sangat dibutuhkan namun belum tersentuh.
“Untuk dikirimkan ke daerah-daerah yang susah dijangkau, dan bahkan belum bisa dijangkau,” lanjut Dedi, menekankan urgensi distribusi bantuan secara cepat dan tepat sasaran.
Solidaritas di Tengah Bencana
Langkah Dedi Mulyadi ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Banyak netizen dan tokoh masyarakat memuji sikapnya yang memadukan kepemimpinan publik dengan tanggung jawab keluarga dan solidaritas sosial. Di tengah sorotan terhadap penanganan bencana yang kerap dianggap lambat, keputusan Dedi untuk turun langsung—baik untuk misi pribadi maupun kemanusiaan—dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang humanis dan responsif.
Selain itu, tindakan ini juga menjadi pengingat bahwa di balik jabatan tinggi, seorang pemimpin tetaplah manusia yang merasakan duka, cemas, dan harapan seperti rakyat yang dipimpinnya.
Update Terbaru
Waymo Antar Dua Remaja Mabuk Langsung ke Kantor Polisi
Kamis / 09-07-2026, 00:22 WIB
Blizzard Akui Penghapusan Add-on Raid di WoW Kontroversial, tapi UI Baru Dianggap Sukses
Kamis / 09-07-2026, 00:22 WIB
Bos Grove Street Games Bela GTA Trilogy Remasters: Banyak yang Nikmati
Kamis / 09-07-2026, 00:22 WIB
Video 'Mongolia Arc' Anime Jaadugar: A Witch in Mongolia Ungkap Tiga Pengisi Suara Baru
Kamis / 09-07-2026, 00:21 WIB
Pengadilan Banding AS Blokir Pemulihan Nama Trump di Kennedy Center
Kamis / 09-07-2026, 00:21 WIB
Margaret Qualley dan Jack Antonoff Dikabarkan Berpisah Setelah Tiga Tahun Menikah
Kamis / 09-07-2026, 00:21 WIB
Studio Pierrot Rilis Animasi Baru Naruto Shippuden untuk Kolaborasi dengan PUBG MOBILE
Kamis / 09-07-2026, 00:21 WIB
Ibrahimovic Puji Messi: Dia Berubah Jadi Binatang Tak Terbendung di Piala Dunia
Kamis / 09-07-2026, 00:18 WIB
Prabowo Terima Kunjungan Eks PM Thailand Thaksin dan Putrinya
Kamis / 09-07-2026, 00:18 WIB
Ibu Hamil dengan Masalah Jantung Tingkatkan Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak
Kamis / 09-07-2026, 00:15 WIB
Rekor Gol Haaland vs Bek Inggris: Siapa Paling Tangguh?
Kamis / 09-07-2026, 00:14 WIB
Polisi Temukan Brankas Tersembunyi di Sentul Terkait Kasus Batu Bara
Kamis / 09-07-2026, 00:14 WIB
Polisi Geledah 12 Lokasi dari Cipete hingga Sentul terkait Kasus Batu Bara
Kamis / 09-07-2026, 00:14 WIB
Square Enix Tutup Final Fantasy VII Ever Crisis pada 6 Oktober 2026
Kamis / 09-07-2026, 00:14 WIB







