Viral di TikTok, Salmon Candy Jadi Primadona Baru—Namun Ahli dan Influencer Ingatkan Bahaya di Balik Rasa Manisnya
Viral di TikTok, Salmon Candy Jadi Primadona Baru—Namun Ahli dan Influencer Ingatkan Bahaya di Balik Rasa Manisnya
Di tengah derasnya arus konten kuliner di media sosial, muncul tren terbaru yang mencuri perhatian warganet: Salmon Candy. Camilan berbahan dasar ikan salmon mentah ini tengah naik daun di platform TikTok, terutama di kalangan food vlogger dan selebriti Tanah Air, termasuk Tasyi Athasyia yang baru-baru ini mengungkap kekhawatirannya terkait keamanan konsumsi camilan tersebut.
Namun, di balik tampilannya yang menggoda dan rasa manis yang unik, muncul pertanyaan besar: apakah Salmon Candy benar-benar aman untuk dikonsumsi?
Asal Usul Salmon Candy: Camilan Manis dari Alaska yang Mendunia
Salmon Candy bukanlah kreasi baru. Hidangan ini sebenarnya berasal dari tradisi kuliner masyarakat adat di Alaska, Amerika Serikat. Di sana, ikan salmon utuh diawetkan melalui metode curing—yaitu pengawetan menggunakan campuran gula, garam, dan kadang dilanjutkan dengan proses pengasapan (smoking) pada suhu tertentu.
Versi modern yang viral di TikTok umumnya dibuat dari irisan salmon mentah yang dilumuri gula aren, sirup maple, atau brown sugar, lalu didiamkan dalam kulkas selama beberapa jam hingga membentuk lapisan karamel khas. Hasil akhirnya? Potongan salmon dengan tekstur lembut, rasa manis gurih, dan tampilan yang sangat instagrammable.
Tren Viral, Tapi Berisiko Tinggi Jika Dibuat Asal-Asalan
Meski terlihat sederhana, proses pembuatan Salmon Candy ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Dalam skala industri, produksi camilan ini melewati rangkaian tahapan ketat yang diawasi oleh standar keamanan pangan. Mulai dari pemilihan ikan segar bebas parasit, proses brining (perendaman dalam larutan garam dengan rasio tepat), pemberian pemanis alami, hingga pengasapan pada suhu aman—semua dilakukan untuk memastikan bakteri patogen mati sempurna.
Namun, versi rumahan yang kini marak di Instagram dan TikTok sering kali melewatkan tahapan pengasapan dan hanya mengandalkan curing gula serta penyimpanan dingin. Inilah yang memicu kekhawatiran para ahli gizi dan keamanan pangan.
“Hati-hati ya, guys. Jangan lupa research dulu sebelum makan. Kalau preparasinya salah, itu bisa mengembangkan banyak bakteri di dalam salmon,” tulis Tasyi Athasyia di akun Instagram pribadinya, mengingatkan para pengikutnya pada Kamis, 4 Desember 2025.
Bahaya Tersembunyi dalam Salmon Mentah: Listeria dan Parasit Mengintai
Menurut laporan dari ANTARA yang dirilis pada tanggal yang sama, ikan mentah—termasuk salmon—berpotensi membawa berbagai mikroorganisme berbahaya jika tidak diolah dengan benar. Dua ancaman utama yang sering disebut adalah:
Update Terbaru
Marc Klok Terbang ke Miami untuk Saksikan Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 16:41 WIB
Ambisi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Pedang Bermata Dua bagi Portugal
Rabu / 17-06-2026, 16:40 WIB
Jasindo Mitigasi Perlambatan Premi Asuransi Lewat Diversifikasi
Rabu / 17-06-2026, 16:40 WIB
Kemenperin Dorong Transformasi Industri Hijau dan Digitalisasi Manufaktur
Rabu / 17-06-2026, 16:40 WIB
Kekayaan Zhang Yiming Melonjak, Kini Jadi Orang Terkaya di China
Rabu / 17-06-2026, 16:40 WIB
Jasindo Mitigasi Perlambatan Premi Asuransi dengan Diversifikasi Portofolio
Rabu / 17-06-2026, 16:40 WIB
Kemenperin Dorong Efisiensi Operasional Manufaktur Hadapi Tekanan Global
Rabu / 17-06-2026, 16:40 WIB
Prodia Digital Luncurkan U-aang, Fitur Pembayaran Digital Terintegrasi Blu
Rabu / 17-06-2026, 16:39 WIB
LPEM FEB UI Prediksi BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,5 Persen
Rabu / 17-06-2026, 16:36 WIB
Lenovo Tab Plus Gen 2 Resmi, Bawa Sembilan Speaker JBL dan Baterai 10.200 mAh
Rabu / 17-06-2026, 16:35 WIB
Madinah Bertransformasi Pesat Berkat Visi Saudi 2030
Rabu / 17-06-2026, 16:35 WIB
Syarat dan Niat Shalat Jamak bagi Musafir: Panduan Lengkap
Rabu / 17-06-2026, 16:35 WIB
TVRI Resmi Siarkan Piala Dunia 2026 Gratis Melalui Dua Kanal Utama
Rabu / 17-06-2026, 16:33 WIB
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.200 pada 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 16:33 WIB






