Buntut Larang Tetangga Jemaat Kristen untuk Beribadah di Rumah! Publik Minta Disparbud Kota Bekasi untuk Pecat Masriwati yang Kini Menjabat Sebagai ASN Eselon 3
Dalam unggahan video yang beredar di akun Instagram resmi @disparbudbekasi, netizen ramai-ramai menyampaikan kemarahan mereka atas tindakan intoleransi yang dilakukan Masriwati. Beberapa akun bahkan mengancam akan menarik dukungan mereka terhadap institusi tersebut jika tidak ada tindakan tegas terhadap pelaku.
Seorang pengguna Instagram dengan akun @hans** menuliskan, "Kalau kabidnya nggak ditindak, berarti seluruh ASN Disparbud Bekasi mendukung aksi ibu Masriwati." Komentar ini menegaskan bahwa publik mengharapkan adanya langkah nyata dari pemerintah terhadap tindakan yang dinilai meresahkan ini.
Senada dengan itu, akun @edmund** mengungkapkan, "Memalukan, ASN digaji oleh pajak rakyat, tapi radikal dan intoleransi. Sekelas kabid pula." Kritik tajam juga datang dari akun @herrpax yang menyerukan agar Masriwati dipecat karena telah melanggar pasal yang mengatur persatuan bangsa, "Yuk, coba dipecat secara tidak hormat karena melanggar pasal 10C. Memecah belah bangsa."
Tanggapan Disparbud Bekasi
Tidak butuh waktu lama bagi Disparbud Kota Bekasi untuk merespons kejadian tersebut. Melalui akun Instagram resminya, admin menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan segera menindaklanjuti permasalahan yang melibatkan dua pihak tersebut. "Kami akan mendengarkan serta menyelesaikan permasalahan dari kedua pihak terkait hal tersebut. Mohon maaf kami sampaikan," tulis akun tersebut.
Namun, permintaan maaf itu tampaknya belum cukup meredakan kemarahan warganet yang terus mendesak agar Masriwati diberikan sanksi tegas.
Detik-detik Video yang Viral
Dalam video yang viral tersebut, terlihat Masriwati mengenakan hijab berwarna oranye dan terlihat tengah bersitegang dengan jemaat Kristen yang sedang beribadah di rumah. Dengan nada tinggi dan emosi yang terlihat memuncak, ia menegaskan bahwa dirinya tidak menerima adanya kegiatan ibadah di rumah tetangganya.
"Ibadah itu harus ada izin," teriak Masriwati dalam video yang direkam oleh salah satu jemaat.
Tetangganya yang sedang beribadah kemudian membalas, "Loh, istri bapak yang ganggu kami lho, ibadah itu hak kita."
Namun, Masriwati kembali menegaskan bahwa ibadah di tempat tersebut harus mendapatkan izin terlebih dahulu. "Iya, tapi bukan tempatnya. Tempat ibadah itu harus ada izin," lanjutnya dengan nada keras.
Di sisi lain, terlihat suami Masriwati yang berusaha menenangkan istrinya, namun perdebatan tetap berlangsung panas hingga video tersebut berakhir.
Tuntutan Publik dan Potensi Sanksi
Update Terbaru
Kementerian PU Kejar Target 93 Sekolah Rakyat Fungsional Juli 2026
Kamis / 18-06-2026, 16:30 WIB
Review Wuling Cortez Darion EV: MPV Listrik Keluarga yang Ekonomis
Kamis / 18-06-2026, 16:30 WIB
Nadiem Makarim Terancam 18 Tahun Penjara atas Dugaan Korupsi Chromebook
Kamis / 18-06-2026, 16:30 WIB
Polisi Tangkap Pria Bawa Obat Keras Ilegal di Tamansari Jakbar
Kamis / 18-06-2026, 16:30 WIB
Luis Diaz Bangga Cetak Gol dan Assist di Debut Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 16:30 WIB
Mantan Insinyur di Jepang Ditangkap karena Tipu Kartu Hadiah Rp874 Juta
Kamis / 18-06-2026, 16:30 WIB
Komnas HAM Proses Aduan Dokter Muda soal Sertifikat Profesi
Kamis / 18-06-2026, 16:30 WIB
Nike Bandung Rumahkan 4.000 Pekerja Akibat Pasokan Bahan Baku Terhambat
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Transaksi QRIS Tumbuh 95,1 Persen pada Mei 2026, Didorong Perluasan Akseptasi Digital
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
BNPB: Banjir Luapan di Kapuas Hulu Berangsur Surut
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
PGN dan BRIN Kembangkan Minapadi Salin di Batang untuk Tingkatkan Ekonomi Pesisir
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Wamen HAM serap masukan revisi UU HAM lewat uji publik di Unesa
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Pabrik Sepatu Bandung Rumahkan 4.000 Pekerja Akibat Pasokan AS Tersendat
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB
Meksiko Hadapi Korea Selatan di Piala Dunia 2026, El Tri Lebih Diunggulkan
Kamis / 18-06-2026, 16:28 WIB






