>>> Mengenal Airbus Beluga XL, Pesawat Kargo Unik Penopang Masa Depan Industri

Sebaliknya, apabila ijazah pembanding dinyatakan asli, maka akan muncul pertanyaan besar mengenai spesimen ijazah yang selama ini menjadi objek perdebatan.

dr. Tifa menilai jawaban resmi dari pihak kampus nantinya akan membawa konsekuensi besar karena menyangkut keaslian dokumen dari periode kelulusan yang sama.

Selain menyoroti perbedaan fisik dokumen, ia juga kembali mengungkapkan hasil tesis yang dipresentasikannya dalam sidang CLS di Solo pada Februari 2026.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa foto pada spesimen ijazah yang ditelitinya memiliki tingkat kemiripan mencapai 92,37 persen bukan merupakan foto Jokowi.

Berdasarkan temuan riset tersebut, ia menyatakan harapannya agar Jokowi memiliki ijazah asli sebagai lulusan Fakultas Kehutanan UGM.

Namun, ia berharap dokumen tersebut bukan merupakan spesimen yang selama ini menjadi objek perdebatan dalam penelitiannya.

>>> Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi

Ia berharap terdapat ijazah yang memuat foto Jokowi sendiri, alih-alih foto yang menurut hasil analisisnya berbeda dengan wajah Presiden ke-7 RI tersebut.