Kenali 4 Tanda Ginjal Rusak dari Warna dan Bau Air Kencing
Kesehatan ginjal sangat penting karena organ ini menyaring darah dan membuang racun melalui urine. Jika fungsinya menurun, racun menumpuk dan bisa berakibat fatal.
Menurut data 2024, lebih dari 1,5 juta orang di Indonesia mengalami gagal ginjal pada 2023 dengan biaya kesehatan mencapai Rp2,92 triliun.
>>> 297 Lifter Muda Bersaing di Kejurnas Angkat Besi Pupuk Indonesia 2026
Untungnya, kerusakan ginjal bisa terdeteksi dari air kencing. Berikut empat gejala yang perlu diwaspadai.
1. Air Kencing Berbusa
Urine yang berbusa dan tidak cepat hilang, mirip busa bir, bisa menandakan proteinuria. Filter ginjal yang rusak membuat protein bocor ke urine.
>>> Leimena Conference 2026: 530 Riset Inovasi Kesehatan Siap Dikembangkan
Kondisi ini dijelaskan oleh American Kidney Funds sebagai indikasi serius penyakit ginjal.
2. Perubahan Warna Urine
Urine merah, pink, atau cokelat bisa menandakan hematuria atau darah dalam urine. Ini sering berarti filter ginjal rusak, atau adanya batu, infeksi, atau penyakit ginjal serius.
Urine keruh mengindikasikan infeksi, sedangkan warna cokelat tua seperti kopi atau teh menandakan disfungsi ginjal parah atau penumpukan limbah.
>>> Menkes Budi Perintahkan Skrining Kesehatan Jiwa untuk Seluruh Dokter PPDS dan Internship
3. Perubahan Frekuensi Buang Air Kecil
Salah satu tanda gagal ginjal akut adalah volume urine yang jauh berkurang dari biasanya. Ginjal gagal menyaring cairan dari tubuh.
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil juga bisa menjadi tanda awal kerusakan ginjal. Pada kasus parah, produksi urine bisa berhenti total.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026, Herdman Optimistis
4. Air Kencing Berbau Menyengat
Bau tidak biasa dan menyengat terjadi saat racun menumpuk di tubuh dan dikeluarkan, kondisi yang dikenal sebagai uremia.
Update Terbaru
Kiper Kamboja Yakin 200 Persen Kalahkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Ganjar Tanggapi Santai Kaesang Maju di Dapil Puan: Jateng Tetap Kandang Banteng
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Perry Warjiyo Kirim Surat, Tak Bertemu Prabowo Langsung Saat Mundur dari BI
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
Lodewyk Kirim Surat ke Hakim, Minta Hadir Sidang Praperadilan MBG
Senin / 27-07-2026, 20:42 WIB
PNM Tanam 22 Ribu Mangrove Serentak di 18 Titik Pesisir Indonesia
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Samsung Wallet Siap Terima Stablecoin, Langkah Besar Pembayaran Kripto di Ponsel
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Sekolah Dinas Ikatan Dinas vs Non-Ikatan: Mana yang Pasti Jadi PNS?
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Bell's Palsy Bukan Strok, Kenali Gejala Khas pada Wajah
Senin / 27-07-2026, 20:35 WIB
Komisi XI Masih Menunggu Penugasan Bamus untuk Uji Kelayakan Calon Gubernur BI
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Longsor di Morowali Utara: 2.104 Jiwa Terisolir, Akses Jalan Putus
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Kuwait dan Bahrain Kirim Jet Tempur Serang Target di Iran
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Ayah dan Anak Tewas di Palu, Istri Kritis Akibat Pembunuhan
Senin / 27-07-2026, 20:28 WIB
Pemusnahan 312 Ton MBM Berporcine, Tiga Lembaga Negara Tindak Tegas Pelanggaran Halal
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB
Bantuan Top-up Gaji PNS: Mendagri Minta Pemda Efisien Dulu
Senin / 27-07-2026, 20:21 WIB







