Keberagaman bakso di Indonesia juga mencerminkan besarnya potensi subsektor kuliner sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif nasional.

Potensi Ekonomi Kreatif dari Kuliner Bakso

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, subsektor kuliner menyumbang sekitar 41,06 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) ekonomi kreatif, menjadikannya kontributor terbesar di sektor tersebut.

Festival ini menjadi bukti nyata bagaimana bakso tidak hanya menjadi hidangan favorit, tetapi juga motor penggerak ekonomi bagi banyak pelaku usaha.

Di Festival Sasa Bakso Vaganza 2026, hadir 50 penjual bakso dari berbagai daerah di Indonesia.

Tak hanya menyajikan aneka hidangan, para pelaku usaha juga berbagi cerita tentang perjalanan bisnis, resep keluarga, hingga inovasi yang mereka lakukan agar tetap relevan dengan selera konsumen.

Pengunjung tak hanya dapat mencicipi berbagai jenis bakso, tetapi juga mengenal kisah para pelaku usaha yang mempertahankan resep turun-temurun sekaligus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

>>> Timnas Indonesia Gelar Latihan Terakhir, Marselino dan Hubner Absen

Dengan semangat melestarikan dan mengembangkan kuliner bakso, festival ini diharapkan dapat terus menjadi ajang tahunan yang memperkuat posisi bakso sebagai ikon kuliner Indonesia yang dicintai lintas generasi.