Inilah sebabnya bakteri ini sering muncul setelah berhubungan seks. Sistitis dikenal meningkat setelah beberapa kali hubungan seksual pertama, fenomena yang disebut sebagai sistitis pasca-koital.

Bahkan, beberapa wanita bisa mengalaminya setiap kali setelah berhubungan seks.

Penyebab utamanya adalah anatomi: selama hubungan seks, cairan alami dapat berpindah dari vagina melalui uretra menuju kandung kemih, membawa bakteri dan memicu infeksi.

Ini bukan masalah kebersihan, melainkan struktur tubuh yang memang demikian.

Penting: Bukan IMS dan Kapan Harus ke Dokter

Meskipun Anda mungkin bertanya-tanya, secara teknis Anda bisa berhubungan seks saat mengalami ISK, meskipun sangat tidak disarankan karena dapat menimbulkan rasa sakit.

Perlu ditekankan bahwa sistitis bukanlah infeksi menular seksual dan tidak menular.

Jika Anda mengalami gejala seperti sensasi terbakar, nyeri, atau dorongan buang air kecil yang sering, segera konsultasikan dengan dokter.

>>> Black Panther 3 Resmi Rilis Desember 2028: David Jonsson Perankan Putra T’Challa, Denzel Washington Siap Tampil dalam Format Seluloid Epik

Dengan pengobatan antibiotik jangka pendek, rasa sakit dan ketidaknyamanan biasanya akan cepat hilang, memungkinkan Anda kembali beraktivitas normal dalam beberapa hari.