Thomas juga menyampaikan bahwa penguatan produk UMKM lokal memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

Dengan konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan daya saing produk lokal diyakini akan semakin memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara M.

Afif Bobby Nasution mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Bank Indonesia dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam mempromosikan produk unggulan daerah, mempercepat UMKM naik kelas, serta meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian Sumatera Utara.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Ameriza M.

Moesa mengatakan KKSU telah berkembang menjadi platform strategis yang mempertemukan UMKM dengan mitra usaha, lembaga keuangan, komunitas, asosiasi, dan calon pembeli.

Rangkaian KKSU 2026 yang berlangsung pada 15–26 Juli 2026 berhasil mencatat business matching perdagangan senilai Rp83 miliar serta komitmen pembiayaan UMKM sebesar Rp22 miliar dari perbankan dan lembaga keuangan nonbank.

>>> Spirits & Cat Ears Manga Berakhir Setelah 12 Tahun

Pembukaan KKSU juga dimeriahkan dengan peragaan busana karya desainer Gregorius Vici dari Indonesia Fashion Chamber yang mengangkat wastra khas Sumatera Utara sebagai wujud sinergi pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif.