Di balik gemerlap pencakar langit Shanghai, tersembunyi sebuah desa air kuno bernama Zhouzhuang.

Terletak di Provinsi Jiangsu, tempat ini hanya berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari pusat kota.

>>> Dishub DKI Tambah CCTV dan Pengeras Suara di Pelican Crossing

Zhouzhuang dikenal dengan julukan 'Venesia dari Timur' karena kanal-kanalnya yang tenang. Rumah-rumah kayu beratap genteng hitam khas Dinasti Ming dan Qing berjejer di sepanjang tepian air.

Lampion merah menyala tipis di bawah dinding putih yang mulai mengelupas, menciptakan suasana klasik dan romantis.

Bagi traveler yang ingin melarikan diri dari hiruk-pikuk kota, day tour ke Zhouzhuang adalah pilihan tepat.

Mengarungi Kanal dan Bangunan Bersejarah

General Manager Kunshan Water Town Zouzhuang Cultural Tourism Development Group, Ye Xin, mengatakan pengalaman paling magis adalah naik perahu kayu tradisional.

Pendayung lokal kadang bersenandung tembang rakyat Tiongkok.

Perahu meluncur lembut menembus lorong air dan melintasi jembatan-jembatan batu legendaris. Salah satu titik ikonik adalah Shuangqiao atau Jembatan Ganda, yang menjadi simbol Zhouzhuang dan menginspirasi banyak seniman.

>>> Siapa Anak dan Istri Lou Koller Vokalis Sick of It All yang Meninggal Dunia, Bukan Orang Sembarangan?

Di daratan, dua kediaman megah milik keluarga bangsawan kuno, Shen House dan Zhang House, wajib dikunjungi.

Kompleks ini menampilkan arsitektur klasik dengan puluhan ruang, taman tersembunyi, dan lorong batu.

Panduan Praktis ke Zhouzhuang

Waktu terbaik berkunjung adalah musim semi dan musim gugur, saat udara sejuk dan pemandangan alam berada dalam warna terbaiknya.

Hindari akhir pekan dan libur nasional Tiongkok karena tempat ini bisa sangat ramai.

Kunjungan di hari kerja memberi suasana lebih tenang dan fotogenik. Gunakan sepatu nyaman karena banyak berjalan di jalan setapak batu.

>>> Transmart Full Day Sale Besok: Diskon 50% + 20% di Semua Toko

Jangan lupa kamera, pakaian sesuai cuaca, dan pelindung matahari.