Dengan menciptakan fondasi dunia yang dapat dimainkan terlebih dahulu, banyak departemen dapat bekerja secara bersamaan.

Pipeline "world-first" ini juga mengandalkan struktur desain berlapis.

>>> Update Dragonfire Albion Online Hadirkan Naga, Alam Baru, dan Tunggangan Fire Drake

Lapisan lingkungan, gameplay, dan meta-game terpisah dapat dikembangkan secara independen sebelum digabungkan, memudahkan pengisian dunia yang luas tanpa harus membuat setiap pertemuan secara manual.

Tim 200 Orang dan Produksi Skalabel

Doo Seung-bin mengungkapkan bahwa Crimson Desert menghabiskan waktu sekitar tujuh tahun dalam pengembangan. Meskipun skala proyek besar, tim tetap relatif kecil dibandingkan banyak produksi dunia terbuka AAA modern.

"Tim kami sekitar 200 orang, jauh lebih kecil dari kebanyakan tim yang membangun dunia terbuka sekelas ini," kata Doo.

Alih-alih memperbesar tenaga kerja, studio fokus menciptakan sistem produksi yang skalabel.

"Meningkatkan produktivitas bukan sekadar pilihan—itu satu-satunya cara untuk menyelesaikan proyek," tambahnya.

Sistem tersebut berpusat pada tiga prinsip: iterasi cepat, maintainability, dan alur kerja paralel.

Pengembang juga menggunakan procedural generation melalui Houdini untuk menempatkan elemen dunia skala besar seperti jalan dan sungai, sementara lokasi penting dibuat secara manual untuk menjaga momen gameplay yang berkesan.

Desainer juga mendapat manfaat dari alat berbasis XML kustom yang memungkinkan mereka membuat prototipe sistem gameplay tanpa bergantung pada programmer untuk setiap perubahan.

Pearl Abyss mengakui bahwa pendekatan ini juga memengaruhi cerita. Kim mengakui bahwa membangun lingkungan berfokus eksplorasi sebelum mengintegrasikan narasi terkadang melemahkan penceritaan game.

"Beberapa pemain merasa perkembangan cerita tidak seintens atau sekohesif yang mereka harapkan," ujarnya. "Kami mendengarkan kritik itu, dan sejujurnya, saya pikir metode pengembangan kami berperan dalam hal itu."

Studio kini mencari cara memperkuat penyampaian naratif tanpa mengorbankan efisiensi produksi yang membantu menyelesaikan proyek.

Menurut Kim, menjaga keseimbangan itu tetap menjadi salah satu tujuan pengembangan terbesar tim ke depan.

>>> Samsung Buka Pop-Up Store di London untuk Galaxy Z Flip 8 dan Z Fold 8

Komentar tersebut disampaikan dalam presentasi Pearl Abyss berjudul "Crimson Desert: Building a Large-Scale Open World Development Process" di CEDEC 2026 di Yokohama dan pertama kali dilaporkan oleh Inven Global.