Ronny menambahkan, rating ini akan sangat relevan bagi investor yang memiliki keterkaitan kuat dengan China.

Namun, investor global secara umum tetap akan melihat 'big three rating agencies' dan indikator makro seperti defisit fiskal, rasio utang terhadap PDB, stabilitas rupiah, serta kredibilitas kebijakan pemerintah dan bank sentral.

Manfaat bagi Diversifikasi Pendanaan

Pengamat Ekonomi CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet memandang rating ini sebagai langkah positif untuk memperluas sumber pendanaan pemerintah.

Namun, dampaknya perlu dilihat secara realistis karena peringkat tersebut berlaku khusus untuk penerbitan obligasi berdenominasi yuan di pasar domestik China.

Dalam jangka pendek hingga menengah, manfaat utama penerbitan Panda Bond adalah membuka akses Indonesia ke pasar modal China yang kaya likuiditas, sekaligus menekan ketergantungan terhadap pembiayaan berbasis dolar AS.

"Diversifikasi mata uang pendanaan ini penting untuk mengurangi risiko saat terjadi gejolak di pasar global," kata Yusuf.

Dari sisi investor, rating AAA berpotensi meningkatkan kepercayaan di kalangan investor China yang mengandalkan peringkat domestik.

Adanya permintaan dari institusi keuangan besar China mengindikasikan peluang terserapnya penerbitan obligasi ini dengan baik.

Kendati demikian, Yusuf menegaskan pengaruhnya terhadap investor global tetap terbatas karena mayoritas masih merujuk pada penilaian S&P, Moody's, dan Fitch.

>>> Pindad Fokus Garap Mobil Nasional, Motor Listrik Dikerjakan Entitas Lain

"Rating ini lebih berperan sebagai katalis untuk memperkuat hubungan pembiayaan dengan Asia Timur, bukan perubahan besar terhadap persepsi risiko kredit Indonesia secara global," pungkasnya.