Sosok Zulfikar: Pribadi Pendiam dan Berdedikasi

Informasi yang dihimpun di lapangan mengungkapkan bahwa Zulfikar telah menempati Guest House Sakinah sejak bulan Ramadhan lalu. Keputusan tinggal di lokasi tersebut diambil untuk memudahkan mobilitasnya dalam menjalankan tugas koasistensi di Rumah Sakit Sukadana, Lampung Timur, yang menuntut dedikasi dan waktu yang tidak sedikit.
 
Selama menetap di penginapan, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat santun, rendah hati, dan tidak pernah menimbulkan masalah. Reputasi baiknya ini membuat kabar duka tersebut terasa semakin mengejutkan bagi lingkungan sekitar.
 
"Korban memang tinggal di sini sejak bulan puasa. Selama ini ia dikenal sebagai pribadi yang pendiam, sangat sopan, dan tidak pernah membuat masalah atau berselisih paham dengan penghuni lain maupun pengelola guest house," tambah Hendri, mengenang almarhum dengan nada sedih.
 
Kehidupan seorang dokter koas memang kerap diwarnai dengan tekanan tinggi, jam kerja yang panjang, dan penyesuaian diri di lingkungan baru. Namun, hingga saat ini, belum ada indikasi yang mengarah pada tekanan spesifik yang dialami korban menjelang kematiannya.
 

Respons Cepat Aparat dan Proses Olah TKP yang Ketat

Menanggapi laporan yang masuk, jajaran kepolisian bergerak cepat. Tak lama setelah menerima informasi, personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro, yang diperkuat oleh Tim Inafis (Identifikasi Forensik), segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh.
 
Proses olah TKP dilakukan dengan prosedur ketat untuk memastikan tidak ada detail yang terlewat. Sejumlah barang pribadi milik korban diamankan oleh penyidik untuk dijadikan barang bukti. Selain itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area penginapan juga turut diperiksa dan ditarik datanya. Langkah ini krusial untuk menelusuri aktivitas terakhir korban, siapa saja yang terakhir kali berinteraksi, serta memastikan alur keluar-masuk di area kamar korban.
 
Kasat Reskrim Polres Metro, AKP Rizky Dwi Cahyo, menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan penyebab pasti kematian Zulfikar.
 
"Kami telah melakukan olah TKP secara detail dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi. Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan awal. Kami juga sedang meminta keterangan dari sejumlah saksi yang relevan, termasuk pihak pengelola dan tamu yang mungkin melihat atau mendengar sesuatu," jelas AKP Rizky saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).