>>> Wali Kota New York Desak Pemerintah Federal Tangkap Benjamin Netanyahu

"Yang tadinya mungkin manual tergantung sama person-person, orang-orang, tidak boleh lagi tergantung sama person-person, harus bisa by system.

Trust in system," ujar Sudaryono.

Menurut dia, setiap pekerjaan ke depan harus mengacu pada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis serta sistem yang telah dibangun, bukan semata-mata berdasarkan arahan personal.

Ia juga menyatakan terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk internal BGN, mitra, masyarakat, dan media.

Sudaryono mengatakan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola BGN.

"Kalau ada dapur enggak benar misalnya, segera laporkan! Kita langsung investigasi.

Kita ingin menegakkan, yang benar kita tegakkan. Yang baik juga harus kita..

jangan sampai satu dua salah, kemudian dianggap yang lain juga keliru," ujar Sudaryono.

Namun, ia membedakan kritik terhadap pelaksanaan program dengan tuntutan untuk menghentikan atau membubarkan MBG dan BGN.

"Kalau misalnya ada yang atas nama kritik kemudian kritiknya misalnya hentikan atau bubarkan MBG, bubarkan BGN, saya kira itu bukan kritik.

Bukan ranah kami untuk hentikan atau membubarkan BGN," ujar Sudaryono.

Sudaryono menyebut program MBG sudah direncanakan Presiden Prabowo sejak jauh hari dan disampaikan dalam masa kampanye.

>>> Miami Heat Unggah Tautan Konferensi Pers LeBron James, Klaim Itu Kesalahan

"Makan Bergizi adalah tender politiknya Presiden Prabowo, direncanakan jauh-jauh hari, disampaikan di momen kampanye, dan kemudian beliau terpilih jadi Presiden," ujar eks Wakil Menteri Pertanian itu.