Meisya memaknai insiden ini sebagai teguran dari Allah untuk dirinya dan Bebi. Ia merasa banyak lalai selama liburan di Bali.

"Mungkin selama liburan di sana aku banyak lalai. Namanya lagi di Bali, liburan, mungkin amalan yang biasanya dikerjain jadi kelewat, atau ada syubhat-syubhat yang dikerjain.

Jadi ya sudah, aku anggap ini teguran murni dari Allah buat aku sama Bebi," katanya.

Menurut Meisya, justru dirinya dan Bebi yang lebih banyak mengambil pelajaran. Ia menjadikan peristiwa itu sebagai pengingat untuk lebih introspeksi dan memperbaiki diri sebagai orang tua.

"Masih banyak enggak sempurnanya. Aku menjadikan kesempatan yang Allah kasih ini sebagai pelajaran buat berbenah diri," tuturnya.

Ia menambahkan, "Memang kayaknya yang mau ditegur sama Allah itu orang tuanya, bukan anaknya. Jadi anaknya enggak kena dampak apa-apa, tapi target tegurannya ke orang tuanya, 'Hei!

>>> Warga Yunani Buka Suara soal The Odyssey Christopher Nolan

Jangan sombong lu ngelepas anak lu begitu aja!'"