Mantan produser Rockstar Games, John Ricchio, meyakini Grand Theft Auto 6 tidak akan menyertakan konten potongan signifikan dari proyek Rockstar sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Ricchio dalam wawancara dengan Kiwi Talkz.

>>> Pentagon Identifikasi Prajurit Tewas dalam Ledakan Terkendali di Irak

Ia menjelaskan bahwa meskipun Rockstar terkadang menggunakan kembali konsep lama, pemindahan konten ke game baru sangat bergantung pada teknologi yang digunakan.

Rockstar Daur Ulang Ide, Bukan Game Utuh

Ricchio mengungkapkan bahwa Rockstar sebelumnya memasukkan misi dari game yang dibatalkan ke dalam Grand Theft Auto 4. Ia menyebut keputusan itu "cukup keren."

Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah norma. "Jika teknologinya pada dasarnya sama, atau cukup mirip, terkadang Anda bisa memasukkannya," jelas Ricchio.

Ia menambahkan bahwa pengembang sering menyimpan konsep menarik, tetapi "dalam hal benar-benar memindahkan skrip atau kode ke game baru, itu sangat tergantung pada seberapa banyak teknologi telah berubah."

>>> Studi Ungkap Pola Asuh Negatif Bisa Picu Ciri Psikopat pada Anak

Menurut Ricchio, Rockstar jarang kekurangan ide baru, sehingga tidak perlu terlalu bergantung pada konten yang tidak terpakai dari proyek lama.

"Saya belum melihat kebutuhan besar untuk kembali dan mengambil dari barang lama kecuali sesuatu itu benar-benar keren," katanya.

Ia menambahkan bahwa menghadirkan kembali konten potongan "tidak terlalu umum kecuali Anda melakukan tindak lanjut cepat."

>>> Argentina Gagal Juara Dunia, Messi: Rasa Sakitnya Luar Biasa

Dengan Grand Theft Auto 6 yang dibangun di atas teknologi generasi baru Rockstar, komentar Ricchio mengindikasikan bahwa pemain harus mengharapkan pengalaman yang didorong oleh ide-ide segar, bukan konten daur ulang dari proyek yang dibatalkan.