Kapten tim nasional Argentina Lionel Messi akhirnya buka suara setelah timnya gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026.

Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di partai final.

>>> CP PLUS Luncurkan Dashcam 4G CarKam dengan GPS dan Pemantauan Langsung

Melalui unggahan di media sosial, Messi mengaku sangat terpukul atas kekalahan tersebut. Ia mengatakan rasa sakit akibat gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia tidak akan mudah hilang.

"Rasa sakitnya luar biasa, dan luka ini akan membutuhkan waktu untuk sembuh.

Namun, saya juga memilih untuk mengingat semua hal baik yang telah kami lalui," tulis Messi dikutip dari BBC Sport International, Selasa (21/7/2026).

Gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan Spanyol menjadi juara dunia untuk kedua kalinya.

Kekalahan itu sekaligus mengakhiri upaya Argentina mempertahankan trofi yang mereka raih pada Piala Dunia 2022.

Bagi Messi, ini menjadi kekalahan keduanya di final Piala Dunia setelah Argentina juga takluk 0-1 dari Jerman pada final edisi 2014.

Dalam pesannya, pemain berusia 39 tahun itu tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekan setimnya sepanjang turnamen.

Ia mengenang sejumlah laga dramatis yang berhasil dibalikkan Argentina, serta dukungan besar dari masyarakat Argentina yang dinilainya menjadi kekuatan utama tim hingga kembali mencapai final Piala Dunia.

"Pertandingan-pertandingan yang kami balikkan dengan memberikan segalanya akan selalu kami kenang.

Dukungan seluruh rakyat Argentina, dipadukan dengan kerja keras tim ini, membawa kami kembali menjadi salah satu tim terbaik di dunia," ujar Messi.

>>> Garmin CIRQA: Smart Band Tanpa Layar dengan Connected GPS Resmi Diluncurkan

Meski kecewa, Messi menilai pencapaian Argentina menembus dua final Piala Dunia secara beruntun merupakan prestasi yang patut diapresiasi.