Antusiasme gamer terhadap Grand Theft Auto VI (GTA 6) diprediksi membawa keuntungan besar bagi Rockstar Games sejak awal peluncuran.

Berdasarkan riset Newzoo, pendapatan kumulatif GTA 6 pada pekan pertama bisa mencapai USD3,3 miliar hingga USD5,2 miliar, atau setara Rp59 triliun hingga Rp93 triliun.

>>> Tragedi Kuningan: Mengenang RM Napitupulu, Pengacara Muda Berbakat yang Tewas Jatuh dari Lantai 46 dan Viral Disebut Kerabat Hotman Paris

Proyeksi ini dibuat setelah Newzoo menganalisis kinerja pre-order digital GTA 6 di Amerika Serikat dan lima pasar terbesar Eropa, yaitu Inggris, Prancis, Italia, Jerman, dan Spanyol.

Dalam sepekan sejak pre-order dibuka pada 24 Juni 2026, Rockstar Games diperkirakan meraup sekitar USD180 juta atau Rp3,2 triliun dari enam pasar tersebut.

Newzoo menggunakan distribusi pemain konsol GTA V sebagai acuan untuk memperkirakan pendapatan global. Sekitar 69 persen pemain konsol GTA V berasal dari AS dan lima negara Eropa itu.

Berdasarkan perhitungan tersebut, pendapatan pre-order digital GTA 6 secara global diperkirakan mencapai sekitar USD260 juta atau Rp4,6 triliun hanya dalam pekan pertama.

Newzoo menyebutnya sebagai pembukaan pre-order terbesar yang pernah tercatat dalam data mereka.

“Itu adalah jumlah yang sangat besar dengan implikasi besar terhadap perkiraan total penjualan GTA 6,” ujar Ronan Patrick, Management Consultant di Newzoo.

Ia menepis laporan di media sosial yang menyebut GTA 6 telah menghasilkan satu miliar dolar dari pre-order dalam 21 minggu.

Menurutnya, hal itu tidak masuk akal mengingat kurva pre-order yang ada.

>>> Siapa Anak dan Istri Rocky Martin Napitupulu? Keponakan Hotman Paris yang Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 46, Bukan Orang Sembarangan?