Beberapa instrumen akan terkena dampak yang lebih parah.

Kamera seperti yang ada di Observatorium Vera C.

Rubin di Chili bisa membuat sebagian besar gambarnya tidak dapat digunakan selama beberapa jam setiap malam jika satelit sedikit terlalu terang.

Observatorium itu dibangun untuk mempelajari materi gelap, energi gelap, asteroid, supernova, dan Bima Sakti. Ia membutuhkan kegelapan seperti mikrofon membutuhkan keheningan.

Langit Lebih Terang Berarti Lebih Sedikit Sains

Masalahnya bukan hanya goresan pada gambar.

Cahaya satelit juga dapat mencerahkan seluruh langit.

ESO menjelaskan bahwa satelit redup dapat menciptakan cahaya difus, sementara yang lebih terang menyebarkan cahaya melalui atmosfer ke berbagai arah.

Hal itu penting karena banyak pengamatan astronomi bergantung pada pendeteksian objek yang sangat redup.

Jika latar belakang langit menjadi lebih terang, teleskop memerlukan waktu pencahayaan yang lebih lama untuk menangkap sinyal yang sama, dan beberapa pengamatan mungkin menjadi terlalu mahal atau secara teknis tidak mungkin.

Skenario Reflect Orbital sangat mencolok.

Dengan 50.000 satelit semacam itu di orbit, ESO mengatakan langit malam secara keseluruhan bisa menjadi tiga hingga empat kali lebih terang.

Bagi astronomi profesional, itu bukan ketidaknyamanan kecil. Itu akan mengubah apa yang dapat dipelajari dari darat.

Sudut Lingkungan

Ini juga merupakan cerita lingkungan, bukan hanya cerita antariksa.

Langit gelap adalah bagian dari alam, dan cahaya buatan di malam hari dapat memengaruhi hewan, ekosistem, dan ritme biologis.

Siapa pun yang pernah melihat serangga berkerumun di sekitar lampu teras telah melihat versi kecil dari masalah itu.

ESO juga menunjuk pada kekhawatiran kualitas udara terkait dengan banyaknya peluncuran yang diperlukan untuk membangun dan memelihara konstelasi raksasa.