FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Di sisi lain, asisten pelatih Argentina Roberto Ayala tampak memegang leher Garcia sebelum diduga memukul gelandang Spanyol Dani Olmo.
>>> Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Mantan striker Inggris Alan Shearer yang menjadi komentator BBC mengecam keras insiden tersebut. "Tidak ada tempat untuk tindakan seperti itu.
Kami tahu betapa menyakitkannya kekalahan, tetapi ada cara yang benar untuk menerima kekalahan. Reaksi Argentina setelah peluit akhir sangat buruk," kata Shearer.
Senada, mantan kiper Inggris Joe Hart menyebut perilaku para pemain Argentina sebagai tindakan yang memalukan.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni berusaha meredam situasi. Menurutnya, timnya menerima kekalahan tersebut.
"Kami harus rendah hati saat menang dan juga saat kalah. Kami kalah dalam pertandingan ini dan menerimanya.
Namun itu tidak berarti kami melupakan semua perjuangan yang membawa kami sampai ke sini," ujar Scaloni.
Ancaman Sanksi FIFA
Komite Disiplin FIFA kini akan menyelidiki apakah tindakan para pemain dan staf Argentina melanggar Kode Disiplin FIFA, khususnya Pasal 13 mengenai perilaku ofensif dan prinsip fair play.
Jika terbukti bersalah, pelaku dapat dikenai larangan beraktivitas di seluruh kompetisi sepak bola di bawah FIFA. Sementara itu, AFA juga berpotensi dijatuhi sanksi finansial.
Dalam beberapa tahun terakhir, Argentina memang beberapa kali tersandung kasus disiplin. Seusai menjuarai Piala Dunia 2022, AFA didenda setelah perayaan para pemain dinilai melanggar prinsip fair play.
Kiper Emiliano Martinez juga pernah dijatuhi larangan bermain dua pertandingan pada 2024 akibat perilaku ofensif dalam laga Kualifikasi Piala Dunia.
Selain itu, Enzo Fernandez sempat menuai kontroversi usai Copa America 2024 karena mengunggah video yang dinilai mengandung nyanyian bernuansa rasis.
>>> Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Hingga kini FIFA belum menetapkan tenggat waktu penyelesaian penyelidikan terhadap insiden yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026.
Update Terbaru
Presiden Iran Klaim Selalu Berkomunikasi dengan Mojtaba Setiap Hari
Rabu / 22-07-2026, 00:35 WIB
Menhub Desak KAI Percepat Tambah Rangkaian KRL Green Line
Rabu / 22-07-2026, 00:35 WIB
Kamboja Dua Kali Jadi Lawan Perdana Indonesia di Piala AFF: Laga Alot
Rabu / 22-07-2026, 00:35 WIB
Mendagri Tito Dorong Transparansi Program Rehab-Rekon Pascabencana
Rabu / 22-07-2026, 00:35 WIB
Call of Duty: Modern Warfare 4 Buka Pre-Order Nintendo Switch 2 pada 26 Agustus, Beta Dimulai 28 Agustus
Rabu / 22-07-2026, 00:34 WIB
15 Senjata Anime yang Cukup Kuat untuk Mengalahkan Imu One Piece
Rabu / 22-07-2026, 00:34 WIB
Data Penjualan Fisik PS5: Hanya 7 Game Tembus 100.000 Kopi di 2026
Rabu / 22-07-2026, 00:34 WIB
Kreator God of War Klaim Horizon 3 Sudah Bisa Dimainkan, Sebut Sekuel PS5 Itu "Sangat Familiar"
Rabu / 22-07-2026, 00:34 WIB
Bank Mandiri Raih Penghargaan HR Berkat Program Talenta Unggul
Rabu / 22-07-2026, 00:29 WIB
Pemprov DKI Utamakan Keselamatan Siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09
Rabu / 22-07-2026, 00:29 WIB
Dirjen Dukcapil Buka Suara soal Penolakan Nama Bayi MBG Subianto
Rabu / 22-07-2026, 00:29 WIB
Haaland dan Vozinha Raih Followers Terbanyak di Piala Dunia 2026, Kalahkan Messi dan Ronaldo
Rabu / 22-07-2026, 00:29 WIB
16 Anime Seperti The Odyssey: Petualangan Epik yang Wajib Ditonton
Rabu / 22-07-2026, 00:28 WIB
18 Desain Karakter Big Three yang Kurang Disukai Penggemar
Rabu / 22-07-2026, 00:28 WIB







