Kopi Lintong cocok untuk espresso, French Press, dan penyuka kopi berbody penuh.

9. Kopi Kerinci berasal dari lereng Gunung Kerinci di Jambi.

Tanah vulkanik yang subur menghasilkan kopi dengan aroma bunga, buah-buahan, dan sedikit rasa manis alami.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kopi Kerinci semakin dikenal sebagai salah satu origin specialty coffee dari Indonesia. Cocok untuk pour over dan AeroPress.

10. Kopi Ijen dibudidayakan di kawasan Pegunungan Ijen, Jawa Timur.

Origin ini menawarkan body sedang dengan perpaduan aroma cokelat, kacang, dan sedikit citrus.

Kopi Ijen cocok untuk espresso, tubruk, dan manual brew.

Bagaimana Memilih Jenis Kopi Sesuai Selera?

Tidak ada jenis kopi Indonesia yang paling enak untuk semua orang. Cara terbaik memilih kopi adalah menyesuaikannya dengan karakter rasa yang Anda sukai.

Suka rasa seimbang: pilih Kopi Gayo atau Java. Suka aroma buah dan citrus: pilih Kintamani atau Kerinci.

Suka body tebal: pilih Toraja atau Lintong.

Suka kopi rendah asam: pilih Mandailing atau Flores Bajawa. Suka aroma floral: pilih Papua Wamena.

Selain memilih origin, Anda juga perlu mengenal perbedaan Arabika dan Robusta.

>>> Presiden Iran Nyatakan Perang Skala Penuh Lawan AS, Siap Hadapi Konsekuensi

Arabika umumnya memiliki aroma lebih kompleks dengan tingkat keasaman lebih tinggi, sedangkan Robusta menawarkan rasa lebih kuat, body lebih tebal, dan kandungan kafein lebih tinggi.