Transaksi tersebut didukung oleh unit Secondary Private Markets dan melibatkan kolaborasi lintas bisnis Citi, mulai dari Issuer Services, Custody, Wealth, Markets hingga Ventures.

Head of Partnerships and Innovation untuk bisnis Services Citi, Biswarup Chatterjee, mengatakan perkembangan pasar perusahaan tertutup mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap akses investasi yang lebih terpercaya.

>>> Kompensasi Tanaman Tumbuh Proyek LNG Abadi Masela Mulai Dibayar Bertahap

"Seiring terus berkembangnya pasar tertutup, kebutuhan akan titik akses yang beragam dan tepercaya pun semakin meningkat.

Produk Digital Depositary Receipts kami dirancang untuk memberikan layanan klien yang unggul, menjaga keamanan aset, dan memfasilitasi aktivitas pasar modal dengan standar yang sama seperti pasar keuangan tradisional," ujar Chatterjee.

Ia menambahkan, interoperabilitas produk tersebut akan memungkinkan Citi mendukung lebih banyak emiten dan investor seiring berkembangnya infrastruktur pasar aset digital.

Selain memberikan akses investasi yang lebih luas, solusi ini juga memungkinkan perusahaan penerbit memperoleh hasil distribusi dan proses pengalihan kepemilikan secara lebih efisien tanpa harus melakukan pencatatan di pasar publik maupun mengubah struktur kepemilikan utama.

Perusahaan juga tetap memiliki kendali atas hak suara dan pengelolaan struktur kepemilikan saham.

Bagi nasabah Wealth, Digital Depositary Receipts memperluas pilihan investasi melalui instrumen yang telah dikenal investor, sekaligus tetap mempertahankan standar keamanan operasional Citi.

Head of Digital Assets for Wealth Citi, Deborah Querub, mengatakan pihaknya ingin memastikan transformasi aset digital tetap berjalan dengan mengedepankan keamanan dan pengalaman investasi nasabah.

"Prioritas kami adalah memastikan klien Citi Wealth dapat berpartisipasi dalam perkembangan aset digital dengan cara yang aman dan tetap familiar.

Kami ingin memperluas akses terhadap peluang investasi baru tanpa mengurangi perlindungan dan pengalaman yang diharapkan klien," kata Deborah.

Sementara itu, Founder dan CEO Kaleido, Steve Cerveny, menilai model tersebut membuka peluang baru bagi perusahaan tertutup untuk memperoleh akses pendanaan yang lebih profesional dan transparan.

Menurutnya, Digital Depositary Receipts Citi memungkinkan perusahaan mengeksplorasi sumber pertumbuhan baru tanpa kehilangan fleksibilitas yang selama ini menjadi keunggulan perusahaan privat.

>>> Produsen Tank Terbesar Eropa Tunda IPO, Jerman Siap Jadi Pemegang Saham

Ke depan, Citi berencana mengembangkan layanan Digital Depositary Receipts agar dapat beroperasi di berbagai infrastruktur pasar keuangan, baik berbasis blockchain maupun sistem pasar keuangan konvensional.