Kemenpora: Anggaran Cabor Prioritas di Asian Games 2026 Sudah Cair
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah meresmikan alokasi anggaran khusus untuk membiayai keberangkatan kontingen Indonesia ke Asian Games 2026 di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang.
Langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap persiapan atlet di ajang multi-event terbesar se-Asia tersebut.
>>> 5 Penyebab Anak Takut Mencoba Hal Baru dan Cara Mengatasinya
Kepastian kebijakan pendanaan ini disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, dalam Rapat Anggota Luar Biasa NOC Indonesia, Senin (20/7).
Surono menjelaskan, fokus utama pembiayaan negara akan diarahkan secara spesifik pada cabang olahraga unggulan yang memiliki rekam jejak prestasi jelas.
"Khusus untuk pengiriman kontingen, kami sudah meluncurkan anggaran yang mungkin dirasa cukup untuk cabor-cabor prioritas unggulan," ujar Surono.
"Sehingga fokus utama pemerintah benar-benar tertuju pada efektivitas keterwakilan prestasi, di mana pembiayaan akan mengawal penuh target capaian medali yang sudah dipetakan sebelumnya," tambahnya.
Langkah cepat Kemenpora ini diapresiasi positif oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Kepastian dana dari pemerintah dinilai memberikan ketenangan bagi cabor-cabor utama untuk fokus mematangkan program latihan.
>>> Momen Messi Menangis Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
Alokasi dana ini sejalan dengan pernyataan Menpora Erick Thohir dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada awal Juni lalu.
Saat itu, Erick menegaskan pemerintah telah menyediakan pagu anggaran Rp61 miliar untuk kebutuhan kontingen di Aichi-Nagoya.
Meski anggaran Rp61 miliar sudah disiapkan untuk cabor prioritas, Kemenpora tetap membuka ruang koordinasi bersama KOI dan Tim Chef de Mission (CdM).
Kemenpora juga memahami kebijakan KOI yang membuka opsi keberangkatan lewat jalur mandiri bagi beberapa cabor.
>>> Palworld Capai 961 Ribu Pemain Bersamaan di Steam Usai Rilis Versi 1.0
Kebijakan non-APBN ini disepakati untuk menyiasati keterbatasan kuota pembiayaan negara yang harus dibagi secara selektif.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







