Saham Alphabet Inc. naik lebih dari 3% pada Senin, 20 Juli 2026, menyusul laporan bahwa Google sedang mengembangkan chip server khusus untuk model kecerdasan buatan Gemini.

Chip yang diberi nama internal "Frozen v2" ini dirancang untuk mengintegrasikan elemen arsitektur Gemini langsung ke dalam silikon, sehingga meminimalkan perhitungan dan perpindahan data saat menjalankan permintaan pengguna.

>>> Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun Setelah Melawan Kanker

Proyek ini bertujuan mengatasi krisis kapasitas komputasi internal yang parah, yang telah menghambat operasi Google Cloud dan memaksa perusahaan menolak sejumlah kontrak bisnis eksternal.

Efisiensi Lebih Tinggi dari TPU

Menurut laporan The Information, para insinyur Google memperkirakan bahwa perangkat keras khusus ini dapat memproses enam hingga sepuluh kali lebih banyak token AI per unit daya dibandingkan Tensor Processing Units (TPU) yang ada saat ini.

Perubahan teknologi ini mengutamakan efisiensi mentah daripada fleksibilitas, artinya perangkat keras hanya akan kompatibel jika Google mempertahankan desain arsitektur dasar pada iterasi Gemini di masa depan.

>>> Bocoran Set LEGO Star Wars 2027: Cloud City Kembali Hadir

Proyek optimasi perangkat keras ini muncul di tengah tekanan komersial, termasuk penundaan peluncuran Gemini Pro flagship selama beberapa bulan dan meningkatnya persaingan dari model AI buatan China.

Google menyatakan bahwa dengan merancang perangkat keras dan perangkat lunak secara bersama-sama, sistem dapat terintegrasi dan sangat dioptimalkan untuk beban kerja nyata.

>>> Tiga Orang Meninggal Akibat Wabah Legionnaires di Upper East Side

Chip kustom ini direncanakan menjadi cabang khusus dalam portofolio infrastruktur internal perusahaan, bukan menggantikan TPU serba guna sepenuhnya, dengan target penerapan pada awal 2028.