Menurut Menkes, sebagian besar anggaran tersebut belum terserap bukan karena program dibatalkan, melainkan karena proses pengadaan dan pembangunan masih berlangsung sehingga pembayarannya dilakukan pada tahun berikutnya.

Di sisi lain, Budi mencatat kinerja pendapatan negara bukan pajak (PNBP) meningkat. Total pendapatan mencapai Rp23,09 triliun, naik sekitar 9% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan terutama berasal dari peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU), khususnya rumah sakit milik pemerintah.

Selain itu, Kemenkes melaporkan total aset meningkat menjadi Rp128,06 triliun, atau naik sekitar Rp6,26 triliun, sementara ekuitas juga naik Rp6,87 triliun.

Dalam aspek tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, sebanyak 4.714 dari 4.916 rekomendasi atau 95,89% telah ditindaklanjuti hingga akhir 2025.

"Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran dan berharap realisasi anggaran ke depan bisa kembali berada di atas 90 persen," ujar Budi.

>>> 5 Perbedaan Jam Tangan Quartz dan Automatic, Baiknya Pilih yang Mana?

Budi juga menyatakan Kemenkes akan tetap mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan serta berkomitmen memperbaiki tata kelola keuangan dan percepatan pelaksanaan anggaran.